Terbaru

Didorong Maju Pilgub 2020, Kapolda Gorontalo: Saya akan Sholat Istikharoh Dulu

Kapolda Gorontalo, Inspektur Jendral (Irjen) Pol. Drs. Rachmad Fudail, M.H.,

KopiOnline Gorontalo,- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan digelar pada 23 September 2020 mendatang. Salah satu nama yang digadang-gadang masuk bursa bakal calon (balon) Gubernur Gorontalo adalah Inspektur Jendral (Irjen) Pol. Drs. Rachmad Fudail, M.H., yang saat ini menjabat Kapolda Gorontalo.

ADVETORIAL

Menanggapi maraknya dukungan dari berbagai elemen masyarakat, Rachmad Fudail yang diwawancarai secara khusus oleh otonominews mengatakan bahwa semua Bisa terjadi atas ketentuan Allah.

“Saya harus sholat istikharoh dulu, minta petunjuk Allah. Jabatan adalah amanah dan setiap amanah yang diberikan akan dimintai tanggungjawab nanti di akhirat. Jadi, kalau Allah sudah berkehendak, siapa pun bisa naik,” ujar Rachmad Fudail.

Kapolri Jend Tito Karnavian Meresmikan Sekolah Kepolisian Nasdional (SPN) Batudaa Didampingi Kapolda Gorontalo Irjen Pol Rachmad Fudail

Untuk diketahui Rachmad Fudail berhasil mencatat sejarah baru bagi Kepolisian Daerah Gorontalo. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1985 ini merupakan Kapolda Gorontalo pertama yang berpangkat Jenderal Bintang Dua. Tidak muluk-muluk, selama lebih dari tiga tahun menjabat sebagai Kapolda Gorontalo, dirinya banyak membantu masyarakat melalui program kepolisian.

Itu sebabnya, keberadaan pria kelahiran Jakarta, 22 Desember 1961 ini semakin dilirik oleh masyarakat Gorontalo. “Insyaa Allah masyarakat sudah kenal. Alhamdulillah kita banyak membantu masyarakat, seperti saat mereka sedang kekeringan. Ada juga program lain seperti donor darah hingga bakti sosial. Itulah yang diperlukan oleh masyarakat,” imbuh merendah.

Irjen Pol Rachmad Fudail Bersama Kapolri Saat Pembukaan Sekolah Polisi Nasional di Gorontalo

Meski banyak elemen masyarakat yang mendorong dirinya untuk maju pada Pilkada 2020, namun hingga saat ini dirinya mengaku belum ada yang melakukan audiensi dengan dirinya. Hanya dia yakin, masyarakat memang sudah mengetahui sepak terjangnya, tetutama pada saat penyelenggaraan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 lalu. Melalui kepemimpinannya-lah tak ada gesekan, benturan, atau pergolakan di tengah masyarakat.

Rachmad Fudail mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi banyak masyarakat Gorontalo yang mendorong dirinya untuk maju pada Pilgub Gorontalo 2020, meski mereka tahu bahwa dirinya bukan putera daerah asli Gorontalo. Bisa jadi, dorongan tersebut muncul karena melihat kinerjanya selama menjabat Kapolda Gorontalo.

“Di mana pun kita ditempatkan, karena ini adalah Indonesia, saya selalu berusaha berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Ini adalah Indonesia dan kita tidak melihat suku. Apa pun kebutuhan masyarakat dan apa yang diinginkan masyarakat harus kita penuhi sedapat mungkin. Itu kan seharusnya sikap seorang pemimpin,” ujar mantan Wakapolda Jambi periode 2012–2013.

Irjen Pol Rachmad Fudail Saat Menerima Kunjungan Plt Dubes Australia Mr. Bradley Armstrong PSM di Polda Gorontalo

Selama lebih dari tiga tahun mengabdi di Gorontalo, Rachmad Fudail melihat, saat ini tingkat pengangguran tinggi. Oleh sebab itu dia berharap peningkatan skill sumber daya masyarakat (SDM) harus menjadi prioritas. Dengan SDM yang baik maka perekonomian masyarakat semakin maju.

“Untuk kesehatan masyarakat sudah ada Rumah Sakit Bhayangkara. Lalu ada juga assesment center kita yang sudah terbentuk untuk mencari anak-anak yang berbakat. Sekolah Polisi Negara juga sudah berdiri. Terkait olahraga juga sudah berjalan yang selama sepuluh tahun vakum. Sekarang bahkan sudah ikut kejurnas,” paparnya.

Ini artinya kontribusi dirinya sejak menjabat Kapolda terhadap masyarakat Gorontalo terbilang tinggi. “Bagi saya adalah yang terpenting masyarakat merasa nyaman, tenteram, tidak ada konflik sosial, dan kesadaran masyarakat terhadap keamanan, itulah yang paling utama. Dan kita harus terus berupaya membangun sinergitas antar-stakeholder,” jelasnya.

Rachmad Fudail menyebut apa yang dilakukannya di Gorontalo semata-mata untuk kepentingan masyarakat. Bila pada akhirnya masyarakat Gorontalo senang dan bahkan mendorong dirinya untuk maju pada Pilgub 2020, dia serahkan pada masyarakat.

“Silahkan saja masyarakat yang menilai. Kalau Tuhan memberikan jalan, ya itu adalah kehendak-Nya. Apa yang saya lakukan, itu semua untuk masyarakat. Mereka yang merasakan. Kalau saya sebut-sebut, kok seolah-olah saya yang ingin mendorong diri saya. Silahkan survei masyarakat saja,” tandasnya.

Bahkan, lanjut dia, saat ini dirinya bertanggung-jawab untuk mengawal program-program Pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Pembangunan nasional dan daerah harus tetap berjalan. Banyak tugas-tugas kepolisian untuk mendukung pemerintah seperti Berantas Pungli, Satgas Nusantara, dan banyak lagi yang mendukung program pemerintah. Dan itu kita laksanakan,” terang Rachmad Fudail yang sudah diberi gelar adat Pulanga, Ti Tulai Bala lo Madala yang berarti Putera Indonesia terbaik di Gorontalo yang berjasa mengamankan negeri. Otn/kop

Leave a comment