Terbaru

Jaksa Agung Prasetyo Apresiasi Terobosan & Inovasi Jajaran Kejari Pringsewu

Jaksa Agung Prasetyo menandatangani prasasti peresmian gedung Kejari Kabupaten Pringsewu

KopiOnline Lampung,– Jaksa Agung HM Prasetyo mengapresiasi terobosan dan inovasi jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu, baik yang ditujukan guna peningkatan kualitas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi melalui penanganan perkara berbasis IT, pembangunan Sistem Informasi Kejaksaan Negeri Pringsewu (SIKAP), maupun dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Seperti halnya penyediaan pelayanan terpadu satu pintu, fasilitas ruang baca, ruang laktasi, poliklinik, ruang diversi, dan fasilitas difabel.

“Melihat berbagai terobosan tersebut, kita optimis mampu mempercepat terwujudnya cita-cita Kejaksaan sebagai institusipenegak hukum yang tidak hanya dikenal, dibutuhkan dandiinginkan kehadirannya, tetapi juga dipuji, dicintai dan dibela olehmasyarakat,” ujar Prasetyo saat meresmikan penggunaan kantor Kejari Pringsewu yang baru di Pringsewu, Provinsi Lampung, Minggu (14/07/2019).

Jaksa Agung Prasetyo mengingatkan bahwa pembangunan Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Pringsewu disertai segala perlengkapannya yang telah dibiayai dengan anggaran yang tidak sedikit ini, agar dalam penggunaannya dipelihara, dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Begitu pula halnya dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, Prasetyoberpesan kepada seluruh jajaran Kejaksaan se-wilayah Kejaksaan Tinggi Lampung agar juga mampu memperhatikan kearifan lokal, dapat menjadi suri tauladan di lingkungan penugasan masing-masing.

“Jangan pernah menyakiti hati rakyat yang harus dilayani.Bekerjalah dengan baik, agar output dari apa yang dikerjakan benar-benar dirasakan oleh rakyat,” tegas Prasetyo.

Ia juga berpesan kepada jajaran Kejari Pringsewu bahwa kepercayaan masyarakat teramat penting untuk harus dijaga, dipelihara, dipupuk dan ditumbuhkembangkan secara konsisten berkelanjutan.

“Kepercayaan masyarakat yang hanya mungkin dibangun melalui kerja keras, dilandasi semangat pengabdian ketulusan, keikhlasan dan kejujuran, dibarengi peningkatan kompetensi, disiplindiri, profesionalitas dan integritas, baik perorangan maupun satuan disetiap strata dan tingkatan,” katanya.

Pada bagian lain sambutannya dihadapan jajaran Muspida Kabupaten Pringsewu, Jaksa Agung Prasetyo mengungkapkan,Kejaksaan juga bertanggungjawab untuk merespons dan mengatasi berbagai tantangan dan hambatan ataskeberlangsungan dan keberhasilan program pemerintah yangsedang dijalankan dan akan terus dilanjutkan.

Untuk itulah maka Kejaksaan membentuk Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Pusat (TP4P) dan Daerah (TP4D) yang berkedudukan di Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia,agar dapat berkontribusi mendukung dan mengawal setiap pelaksanaan pembangunan supaya berjalan dengan baik dan terhindar dari berbagai penyelewengan maupun praktik-praktik koruptif.

Di samping itu, keberadaan TP4 juga diharapkan akan mampu semakin meningkatkan harmonisasi koordinasidan kerjasamayang sinergis antara jajaran Kejaksaan dengan segenap pemangku kepentingan dan stakeholders terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Satu hal yang patut dicatat bahwa dengan adanya TP4 yang lebih menitik beratkan pada upaya pencegahan sebagai bentuk penegakkan hukum preventif dengan melakukan pendampinganmenjadi tidak lalu sama sekali mengesampingkan tindakan represif terhadap mereka yang  dengan sengaja dan nyata-nyata telah melakukan penyimpangan dan penyelewengan yang untuk itu, tindakan tegas secara profesional dan proporsional sudah semestinya dilakukan oleh Kejaksaan.

”Oleh sebab itu pada kesempatan ini, saya membuka pintu selebar-lebarnya kepada seluruh instansi pemerintahan, dan kali ini khususnya kepada Pemerintah Daerah Provinsi Lampung dan Kabupaten Pringsewu, untuk memanfaatkan TP4D Kejaksaan, sehingga program pembangunan baik yang direncanakan maupun yang tengah dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar, tidak menyimpang dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan, terselesaikan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran agar hasilnya dapat segera dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Jaksa Agung Prasetyo. Syamsir

Leave a comment