Terbaru

Kejati Maluku Tahan PPK & Konsultan Pengawas Proyek Water Front City Namlea

KopiOnline Jakarta – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku menahan SJ, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan MP, Konsultan Pengawas, dalam proyek pembangunan Water Front City Namlea tahun anggaran 2015 (tahap I) dan 2016 (tahap II) yang nilai kerugian negaranya mencapai Rp 6 miliar.

“Keduanya ditahan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pelaksanaan pekerjaan pembangunan Water Front City Namlea pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buru dengan nilai kerugian negara sebesar Rp.6 Milyar lebih,” ujar Dr Mukri, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung di Jakarta, Senin (29/04/2019).

Menurut Mukri, dalam perkara ini penyidik Kejati Maluku telah menetapkan 4 tersangka. Namun dua tersangka lainnya, yakni SU selaku Rekanan Pelaksana Pekerjaan dan MD selaku Kuasa dari Rekanan Pelaksana Pekerjaan, tidak memenuhi panggilan penyidik.

Terkait dengan ketidakhadiran kedua tersangka itu, tambah Mukri, penyidik pada Kejati Maluku segera menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap keduanya dalam waktu dekat ini.

“Sedangkan terhadap tersangka SJ dan MP dilakukan penahanan di Rutan Klas IIA Ambon selama 20 hari ke depan terhitung mulai Senin (29/04/2019),” tutup Mukri. Syamsuri

Leave a comment