Terbaru

Kejati Bengkulu Tangkap Buronan  Terpidana Korupsi Pengadaan Alat Penanggulangan Bencana

Nazarman-Lietien-tengah-sedang-diperiksa-usai-ditangkap-tim-jaksa-Kejati-Bengkulu.

KopiOnline Jakarta,– Tim gabungan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Bengkulu dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu berhasil menangkap Nazarman Liatien, buronan terpidana kasus korupsi pengadaan alat penanggulangan bencana Kota Bengkulu senilai Rp 1 miliar lebih.

ADVETORIAL

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Bengkulu, Amandra Syah Arwan, ketika ditemui di Jakarta, Sabtu malam (30/03/2019), membenarkan perihal penangkapan buronan terpidana yang merupakan Direktur CV Taburan Intan tersebut.

“Baru saja saya mendapat laporan dari tim jaksa bahwa buronan terpidana Nazarman Liatien sudah berhasil diamankan dari kediamannya di Jalan Sungai Rupat, Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, sekitar pukul 18.00 Wib,” ujar Amandra, sapaan akrabnya.

Amandra-Syah-Arwan.

Amandra menjelaskan, berdasarkan putusan Mahkamah Agung tertanggal 3 September 2015, Nazarman Liatien dijatuhi hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara dan menjatuhkan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 311 juta lebih dikonpensasikan dengan uang yang telah disita.

“Penangkapan ini sebagai wujud dan tekad jajaran Kejati Bengkulu melaksanakan salah satu program unggulan Kejaksaan Agung yakni program Tangkap Buronan (Tabur) 311 yang menargetkan setiap kejaksaan tinggi minimal dapat menangkap satu buronan setiap bulannya,” jelas Amandra.

Karena itu, tambah Amandra, dirinya mengimbau agar para buronan, baik yang berstatus tersangka, terdakwa maupun terpidana, agar menyerahkan diri. Sebab, lambat laun diyakini pasti tertangkap.

“Saya tegaskan bahwa tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan. Di lobang semut pun pasti kami kejar. Karena itu menyerahlah. Toh, dalam pelarian dan persembunyiaannya mereka (buronan-red) tidak akan tenang dan nyaman,” tandas Amandra.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bengkulu, Emilwan Ridwan, mengatakan, setelah ditangkap terpidana Nazarman Liatien langsung digelandang ke kantor Kejari Kota Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan dan proses administrasi.

Emilwan-Ridwan.

“Setelah diperiksa kurang lebih 1 jam terpidana langsung dieksekusi ke Lapas Bentiring, Bengkulu, untuk menjalani hukuman yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah) sebagaimana yang diputuskan Mahkamah Agung,” jelas Emilwan.

Emilwan menegaskan, jajaran Kejari Kota Bengkulu bertekad akan memburu dan menangkap para buronan Kejari Bengkulu dimanapun berada, baik yang berstatus tersangka, terdakwa maupun terpidana.

“Hukum harus ditegakkan walaupun langit akan runtuh. Jajaran Kejari Kota Bengkulu mendukung penuh Kejati Provinsi Bengkulu melaksanakan program Tabur 311 yang dicanangkan Kejaksaan Agung,” tegas Kajari Bengkulu yang akrab dipanggil Emil tersebut.Syamsuri

Leave a comment