Terbaru

Program Gizi Sedekah Pelangi KMA Patahkan Program Sedekah Putih Sandiaga Uno

KopiOnline Banten,- Isu stunting pada anak-anak di Indonesia yang masih membutuhkan penanganan serius, menjadi topik dalam debat Cawapres beberapa waktu lalu dan sempat menjadi perdebatan sengit seusai debat. Paslon 02 yang mengangkat program Sedekah Putih alias pemberian susu, dinilai kurang pas dan dipatahkan dengan program yang disampaikan Paslon 01 KH Ma’ruf Amin (KMA).

Perdebatan sengit diluar panggung debat inilah yang memicu reaksi Ketua Umum DPP Arus Baru Indonesia (ARBI), DR.Ir. Lukmanul Hakim MSi untuk ikut angkat bicara. Bahwasanya, program Gizi Sedekah Putih alias pemberian susu pada bayi dinilai kurang tepat. Sebab, masalah stunting bukan hanya sebatas bayinya yang harus diberi susu melainkan sang ibu pun harus mencukupi asupan gizinya.

“Program Sedekah Putih itu pun akhirnya dipatahkan dengan program gizi Sedekah Pelangi yang digagas KH Ma’ruf Amin. Program Gizi Sedekah Pelangi justru asupan gizi dimulai dari sang ibu sebelum hamil. Bahkan sebelum menikah butuh asupan gizi. Kemudian selagi hamil dan setelah bayinya lahir sampai kepada sanitasi lingkungan,” tandas Lukmanul dalam jumper Pers pembukaan SantriFest 2019 di Hotel Le Dian Serang Banten, Jumat (22/03/2019).

Lukmanul menyoroti apa yang disampaikan Cawapres 01 KMA membuktikan pengalaman dan keserdasan sang Kiyai menghadapi suatu masalah,, khususnya masalah stunting atau kekurangan gizi kronis dalam kurun waktu yang cukup lama. Maka dengan Sedekah Putih ini tidak akan menyelesaikan persoalan stunting. Karena pemberian susu itupun harus komprehensif.

Gagasan KMA, lanjut Lukmanul, yakni Program Sedekah Pelangi bukan saja menitikberatkan pada pemberian susu pada bayi, melainkan yang harus diperhatikan yakni asupan gizi pada ibu sebelum melahirkan hingga melahirkan. Bahkan, sebelum hamil pun masalah gizi harus diutamakan karena menyangkut pembawaan sang bayi setelah lahir nanti.

“Apabila ibunya tidak bisa makan, si bayi diberi susu pun tetap kurang sehat karena bawaan sudah kurang sehat,” ujar Ketum DPP ARBI ini.

Program Gizi Sedekah Pelangi yang digagas KH Ma’ruf Amin, dijabarkan oleh Lukmanul apa makna yang terkandung dalam istilah Pelangi tersebut. Di antaranya susu, daging, telor dan lainnya.

Nah, untuk mendapatkan asupan gizi yang cukup maka masyarakat harus mendapat harga sembako yang terjangkau. Maka untuk itu, ARBI dalam setiap kegiatan menggelar Bazar Sembako Murah meliputi daging sapi, minyak goreng, ayam potong, gula putih dan lainnya.

Berkaitan dengan digelarnya Santri Festifal (SantriFest) ini sebetulnya juga untuk meningkatkan kwalitas pengetahuan santri dalam hal masalah gizi yang berdampak pada stunting. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menghilangkan stunting. Untuk kedepannya mengurangi stunting atau menurunkan masalah gizi buruk. kop

Leave a comment