Terbaru

Sembunyi di Surabaya, Buronan asal Kejati NTT Dibekuk Tim Tabur 311 Kejaksaan

Aleksander-Arif-kaos-putih-buronan-Kejati-NTT.

KopiOnline Jakarta – Program Tangkap Buronan 311 (Tabur 311) yang digelar Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali membuahkan hasil. Kali ini, tim intelijen gabungan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur berhasil membekuk Alexander Arif, buronan terpidana kasus korupsi asal Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Terpidana Alexander Arif ditangkap Tim Tabur 311 di tempat persembunyiannya di kawasan Grand Semanggi Residence, Wonorejo, Rungkut, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (22/2/2019) sekitar pukul 19.00 malam,” ujar Dr Mukri, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jakarta, kemarin.

Mukri menjelaskan, berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI (MARI) Nomor: 2685K/Pid.Sus/2017 tanggal 02 Februari 2018, Alexander Arif merupakan terpidana 4 tahun penjara dalam kasus korupsi pembangunan jembatan Tambatan Perahu Wailebe TA 2014 pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Flores Timur dengan nilai proyek sebesar Rp 800 juta. Sedangkan kerugian Negara sebesar Rp 347.243.600.

Mantan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Yogyakarta menuturkan, penangkapan buron terpidana tipikor asal NTT ini merupakan salah satu keberhasilan program Tangkap Buronan 311 (Tabur 311) Kejaksaan RI yang ke-21 di tahun 2019. Program Tabur 311 menargetkan masing-masing Kejaksaan Tinggi minimal menangkap 1 buronan setiap bulannya.

Mukri mengimbau para tersangka maupun terpidana yang buron untuk menyerahkan diri. “Tidak ada tempat aman bagi pelaku kejahatan. Di mana pun bersembunyi kami buru,” tandasnya. Syamsuri

Leave a comment