Terbaru

DR Lukmanul Hakim : Perbaiki Tata Niaga & Rantai Pasok Bisa Turunkan Harga Daging

KopiOnline Jakarta,- Klaim calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut harga daging di Indonesia termahal di dunia, dipertanyakan Ketua Umum Arus Baru Indonesia (ARBI), DR Lukmanul Hakim.

“Dunia yang mana? Kalau hanya Malaysia dan Singapura, iya. Tapi kalau negara-negara di Eropa dan Amerika, kita jauh lebih murah,” kata DR Lukmanul Hakim kepada koranpagionline, di Rumah Cokro Menteng Jakarta, Jumat (22/02/2-19).

Ketum Arus Baru Indonesia (ARBI_, DR Lukmanul Hakim.

Doktor alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) itu justru mempertanyakan dari mana data klaim Prabowo berasal. “Kalau disebut termahal di dunia, itu datanya harus dievaluasi,” ujarnya menambahkan.

Dalam catatan Arus Baru Indonesia (ARBI), harga daging sapi tertinggi di dunia ada di Swiss, mencapai Rp 675.498 per kilogram. Untuk di Asia Tenggara, rekor termahal masih dipegang Thailand, yakni Rp 155.570 per kilogram.

Di Indonesia, menurut Lukmanul, penjualan daging sapi per kilogram bahkan bisa hanya Rp 70 ribu. Saat menggelar bazar kebutuhan bahan pokok di beberapa daerah, ARBI bahkan hanya menjual daging sapi Rp 70 ribu per kilogram.

Menurunkan harga daging, menurut Lukmanul, bisa dilakukan. Caranya, dengan memperbaiki tata niaga dan rantai pasok.

Perbaikan di dua sektor tersebut diyakini membuat biaya akomodasi tak melonjak, sehingga harga yang dijual dari pemasok tak membengkak ketika sampai di pasar.

Upaya ini yang terus dilakukan ARBI. “ARBI sudah punya program menjual daging murah, harganya Rp 70 ribu. Upaya ini kami lakukan biar masyarakat bisa terus mengonsumsi daging,” tutur Lukmanul.

Ke depan, Lukmanul memastikan, kegiatan ini akan terus dilakukan ARBI, bahkan bekerja sama dengan pemerintahan Joko Widodo.

“Seluruh masyarakat Indonesia, terutama di kalangan bawah, harus meningkatkan konsumsi daging. Caranya menjadikan harga daging semakin murah,” kata Lukmanul.

Bukan hanya daging, Lukmanul juga mempertanyakan klaim Prabowo yang menilai harga beras di Indonesia termahal di dunia, seperti disampaikan saat kunjungan ke Blora, 14 Februari lalu.

Menukil catatan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), harga beras di Jepang bisa mencapai Rp 53 ribu per kilogram untuk kategori premium.

Di Asia Tenggara, harga beras di Singapura masih menjadi yang termahal, mencapai Rp 27 ribu per kilogram. Di Indonesia, harga beras bervariatif. Namun, harganya hanya di atas Rp 10 ribu. nez

Leave a comment