Terbaru

Kejati Bengkulu Dampingi Bank Bengkulu Hadapi Permasalahan Hukum Perdata & TUN

KopiOnline Jakarta – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu siap memberikan pendapat hukum dan mengawal Bank Bengkulu menghadapi permasalahan hukum perdata dan tata usaha negara (Datun).

Hal itu dikatakan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Amandra Syah Arwan, ketika dihubungi wartawan usai mendatangani nota kesepahaman tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara (Datun) dengan Direktur Utama Bank Bengkulu, Agus Salim, di kantor Bank Bengkulu, Rabu (13/02/2019).

Dikatakan Amandra, penandatanganan nota kesepahaman ini seka;igus untuk meningkatkan sinergitas pekerjaan antara Kejati Bengkulu dan Bank Bengkulu terkait masalah hukum perdata dan tata usaha negara.

“Harapan kita, ketika nanti Bank Bengkulu ini ada masalah hukum terkait masalah perdatadan tata usaha negara bisa memberikan SKK (Surat Kuasa Khusus) kepada kami, dan kami akan membantu menyelesaikannya,” ujar Amanda.

Sementara itu Direktur Utama Bank Bengkulu, Agus Salim, dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya nota kesepahaman ini diharapkan bisa bekerjasama baik dengan Kejati.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Bengkulu selalu berupaya maksimal dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam rangka pembangunan daerah.

“Usaha Bank Bengkulu yang terus dikembangkan jelas intensitasnya semakin luas, pastinya tidak luput dengan adanya permasalahan permasalahan termasuk hukum. Penandatanganan sangat membantu apabila ada permasalahan hukum,” kata Agus Salim

Dikatakan Agus Salim, tentunya dengan kerjasama ini sangat terbantu yang pastinya permasalahan dapat terbantu.

Ke depan Bank Bengkulu yang ada di daerah semoga dapat bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri yang ada di daerah untuk menyukseskan pembangunan di seluruh Provinsi Bengkulu. Syamsuri

Leave a comment