Terbaru

MPD GRPG 08 Sepakat Jalankan Amanat BPN, Menangkan Prabowo – Sandi

KopiOnline Cianjur,- Evelyn Yang, sekretaris MPD GRPG08 Kalimantan Barat (Kalbar) bersama Rusli, akhirnya dapat bersilahturahmi dengan Ketua Harian Ir. Chandra Tresna Wilta dan Ketua Umum GRPG Mayor (Pur) Edi  Sutardi untuk pemenangan Capres Prabowo – Sandi.

Dalam silahturahmi itu, Edi didampingi Bendahara Umum Mila Nurfasila, bidang Politik & Keamanan Arif Ferdini Wibowi, dan Bidang Pemuda dan Olah Raga, M. Oghin Hegar Al-Hamar.

Pada pertemuan mereka menyatukan visi dan misi yang diamanahkan untuk menjadikan Indonesia lebih baik, yang sudah diperjuangkan secara bersama relawan dan satgas.

Edi menjelaskan bahwa hari penentuan Pilpres dan Pileg tinggal 59 hari. Hari itu adalah hari yang paling ditunggu sebagai penentu nasib bangsa Indonesia.

“Kami membangun GPRG dari akar dengan memanggil saudara-saudara sebangsa dari seluruh nusantara ini untuk satu tujuan yaitu mengembalikan kebenaran yang sudah dijadikan pembenaran untuk saat ini,” kata Edi, Sabtu (9/2/2019).

Gerakan Relawan Pandu Garuda (GRPG)-08 mengemban tugas sebagai satgas untuk mengamankan proses pemilihan umum 17 April 2019 oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN).

Apa yang diembankan BPN  dikarenakan pengalaman pemilihan umum yang lalu banyak terjadi kecurangan-kecurangan sehingga hasilnya tidak sesuai dengan yang seharusnya.

“Kami relawan bekerja dengan hati, dengan ilmu, dan iman, untuk meneruskan warisan dari leluhur kami kepada anak cucu kami yang saat ini sudah kebingungan akan sejarah perjuangan para pejuang-pejuang kemerdekan kita dengan ideologi Pancasila”, ujar ketum GRPG.

Untuk diketahui, kunjungan MPD Kalbar yang diwakili oleh Evelyn Yang, disamping mendapatkan hikmah, juga dalam rangka mempererat silaturahim.

“Kami berdiskusi, membahas program kerja jangka pendek dan jangka panjang yang akan kami teruskan dan direliasasikan,” kata Evelyn.

Evelyn melanjutkan, pertemuan itu juga untuk mempererat persatuan dan kesatuan. Dengan tujuan hendak dicapai agar MPD-MPD Provinsi lainnya untuk tetap berkarya dan jangan mudah dijadikan korban adu domba seperti yang dilakukan Belanda.

“Jangan mudah terpecah belah oleh oknum yang mempunyai kepentingan. Kita bukan bangsa yang bodoh. Jika bukan kita siapa lagi yang akan mempertahankan bangsa ini,” ujar Evelyn

Evelyn pun kemudian berpuisi dengan menyuarakan, “Garudaku, engkau adalah lambang kebanggaan bangsa, yang akan selalu kami jaga. Yang akan kami wariskan kepada anak-anak penerus bangsa. Yang tidak boleh dilecehkan. Yang tidak boleh dinodai. Kami akan selalu memandu engkau dengan kekuatan dan kebenaran yang tidak bisa lagi ditutupi dengan dogma-dogma dan pembenaran-pembenaran yang merugikan rakyat Indonesia”.

“Tapi semuanya tetap saja harus pake DUIT. Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawaqal.” ujar Evelyn Yang, yang membuat semua tertawa terbahak-bahak. inez

Leave a comment