Terbaru

Samudra Bhakti, Vihara Terbesar dan Tertua di Bandung Hangus Terbakar

KopiOnline Bandung,– Vihara Samudra Bhakti di Bandung, Jawa Barat, Selasa (05/02/2019) diamuk si jago merah. Kebakaran yang terjadi saat warga keturunan Tionghoa beribadah di Vihara terbesar dan tertua di Bandung, diduga berasal dari lilin.

Budi, seorang pengurus Vihara Dharma Ramsi yang masih satu kepengurusan dengan Vihara yang terbakar, menjelaskan bahwa bangunan tersebut sudah berusia ratusan tahun.

“Vihara ini berdiri sejak tahun 1825, usianya ratusan tahun. Vihara ini merupakan bangunan “heritage” dan cagar budaya tipe A,” kata Budi di lokasi kebakaran, Selasa  (05/02/2019).

Kejadian tersebut merupakan pertama kali terjadi di Vihara Samudra Bhakti. Budi menjelaskan bahwa di dalam bangunan tersedia alat pemadam api ringan (Apar), namun tidak bisa memadamkan api yang sudah besar.

Budi menjelaskan sejak pukul 08.00 WIB umat yang akan menjalankan ibadah sudah memenuhi Vihara. Sekitar pukul 10.40 WIB, api terlihat muncul dari ruang tempat pembakaran lilin.

“Dugaan sementara, kebakaran bersumber dari lilin yang dibakar di ruang pembakaran lilin. Awalnya kami mencoba memadamkan api setelah terlebih dahulu meminta umat untuk keluar dari Vihara, namun api tidak bisa terkendali sehingga kami menghubungi pemadam kebakaran Kota Bandung,” katanya.

Ruangan pembakaran lilin, ditutupi tembok bagian sisi kanan kiri, namun Budi mengatakan bahwa bagian atas, kondisinya terbuka tanpa atap.

Sementara itu, Kapolda Jabar Pol. Irjen (Pol). Agung Budi Maryoto didampingi Waka Polda Jabar Brigjen Pol. Akhmad Wiyagus, dan Pejabat Utama Polda Jabar melakukan peninjauan pengamanan Giat Imlek di Vihara Budhi dan Vihara Dharma Ramsi, Jalan Cibadak dan dilanjutkan ke Vihara Setia Budhi di Jalan Klenteng Bandung.

Dengan adanya kebakaran tersebut, Kapolda Jabar memerintahkan Kapolrestabes Bandung untuk segera menghubungi Perwira Pengendali yang sedang melaksanakan Pengamanan Vihara.

“Saya meminta langsung Kapolrestabes Bandung dengan melakukan pengecekan peralatan pemadam yang ada di Vihara,” jelas Kapolda Jabar, di lokasi kejadian, Selasa (05/02/2019).

Selain itu, petugas juga diminta pengecekan barang–barang di sekitar vihara yang mudah terbakar misalnya lilin yang akan habis dan berdekatan dengan kertas–kertas.

“Dugaan awal dari lilin serta kertas tersebut, kita koordinasi dengan Dinas Kebakaran untuk siaga satu dalam menghadapi serta mengatasi kebakaran di Vihara ini,” papar Kapolda.

Hingga pemadaman selesai, oleh Damkar kota Bandung. Kapolda Jabar terus memantau perkembangan kebakaran yang terjadi.

Bahkan jenderal bintang dua ini, menemui sejumlah pengurus Vihara untuk menenangkan agar tidak terjadi kepanikan. Tbn/dtk/kop

Leave a comment