Terbaru

Ahmad Dhani Divonis 18 Bulan Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian

Ahmad Dhani turun dari mobil tahanan.

KopiOnline Jakarta – Musisi dan politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ahmad Dhani Prasetio, dijatuhi hukuman 18 bulan penjara karena terbukti sengaja dan tanpa hak menyuruh menyebarkan informasi dan ditunjukkan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan ras, suku atau golongan.

ADVETORIAL

Putusan itu dibacakan majelis hakim diketuai H Ratmoko di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (28/01/2019). Hukuman ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yang menuntut suami Mulan Jameela itu 2 tahun penjara.

Ahmad Dhani dinilai terbukti bersalah karena menyebarkan informasi yang kemudian menimbulkan rasa kebencian terhadap suatu golongan melalui cuitannya di akun twitter @ahmaddhaniprast

Dengan kata lain, Ahmad Dhani melanggar pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Hakim dalam pertimbangannya menyebut beberapa hal yang meringankan hukuman, yakni Dhani sebelumnya tidak pernah dihukum. Ia juga berkelakuan baik selama persidangan.

Namun Ahmad Dhani masih bersikukuh tak pernah melakukan ujaran kebencian. “Saya tidak pernah melakukan ujaran kebencian,” ujar Dhani usai sidang.

Dhani mengklaim tidak pernah punya jejak mengujarkan kebencian kepada pihak mana pun. Apalagi terhadap pendukung mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

“Saya juga tidak menyebarkan kebencian kepada agama lain, suku, ras, dan golongan lain, itu salah,” kata Dhani.

Walaupun begitu, Dhani mengatakan, saat ini akan mengikuti dulu putusan pengadilan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.

“Semua proses hukum ada mekanismenya. Kami akan menjalankan semua mekanisme, kalau kami tidak puas, kami bisa melakukan banding,” ujarnya. Ahmad Dhani langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta Timur.  Syamsuri

Leave a comment