Terbaru

Tiga BUMN Gandeng Kejaksaan Agung RI Efektifkan Penanganan Masalah Hukum

KopiOnline Jakarta,– Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Danareksa (persero), PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (persero) dan PT Reasuransi Indonesia Utama (persero), menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) menjalin kerjasama untuk meningkatkan efektivitas penanganan masalah hukum dalam bidang perdata dan tata usaha negara (Datun).

ADVETORIAL

Kerjasama itu tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejagung, Loeke Larasati Agoestina, dengan masing-masing Direktur Utama (Dirut) perusahaan plat merah tersebut, yakni Dirut PT Danareksa, Arief Budiman, Dirut PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, Armand Hermawan, dan Dirut PT Reasuransi Indonesia Utama Frans Y. Sahusilawane.

“Bidang perdata dan tata usaha Negara (Datun) Kejaksaan hadir sebagai lembaga yang dapat memberikan kajian dari aspek hukum kepada Pemerintah/Negara, BUMN/BUMD dan anak perusahaannya sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya,” ujar Loeke Larasati dalam acara yang digelar di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (14/01/2019).

Menurut Laoeke, kewenangan hukum yang dimiliki bidang Datun mencakup pertimbangan hukum berupa pendapat hukum (Legal Opinion), pendampingan hukum (Legal Assistance), dan audit hukum (Legal Audit).

“Pertimbangan hukum yang dimaksud bersifat preventif, sehingga diharapkan mengurangi penyimpangan dan meningkatkan kepatuhan. Selain itu, bidang Datun Kejaksaan juga dapat memberikan bantuan hukum (non litigasi dan litigasi), dan tindakan hukum lain dalam rangka menyelamatkan dan memulihkan keuangan/kekayaan negara,” papar mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat itu.

“Eksistensi bidang Datun ini hendaknya dimanfaatkan secara maksimal oleh semua BUMN agar setiap kegiatan usahanya dapat terlaksana sesuai koridor hukum yang berlaku guna mewujudkan penegakan hukum yang ekonomis, efektif, dan efisien, baik di pusat maupun di daerah,” harap Laoeke Larasati.

Sementara itu Dirut PT Danareksa, Arief Budiman, mengatakan, industri keuangan di Indonesia akan terus berkembang, dan sebagai institusi yang bergerak dalam bidang ini, kedepan akan terus tumbuh, tentu dengan banyak kerjasama serta kegiatan bisnis dengan berbagai korporasi.

“Tentu dengan adanya kesepakatan bersama dengan JAM Datun ini, kami akan memastikan bahwa kegiatan bisnis yang kami lakukan selalu dalam koridor peraturan perundangan yang ada serta untuk menghindari adanya permasalahan di kemudian hari,” katanya.

Sedangkan Dirut PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, Armand Hermawan, juga berharap dengan penandatanganan kesepakatan bersama ini, semua proyek infrastruktur yang diberikan penjaminan oleh pihaknya sebagai Badan Usaha Penjaminan Infrastruktur (BUPI) dapat terlaksana sesuai dengan hukum yang berlaku dan meningkatkan tata kelola yang baik.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut PT Reasuransi Indonesia Utama Frans Y. Sahusilawane mengatakan, dalam bertransformasi dari perusahaan reasuransi lokal menjadi pemain regional dan global, pihaknya mengantisipasi terjadinya berbagai permasalahan hukum, baik dari sisi hukum nasional maupun internasional.

“Melalui kerjasama dan pendampingan Jaksa Pengacara Negara diharapkan kami lebih siap dan mampu menghadapi semua itu secara profesional dalam kerangkaGood Coorporate Governance,”ujarnya. Syamsuri

Leave a comment