Terbaru

Kejaksaan Agung Tetapkan 6 TSK Korupsi di Bank Mandiri Rp 201 M

KopiONline Jakarta – Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif akhirnya tim penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan enam tersangka terkait kasus dugaan korupsi dalam pemberian kredit dari PT Bank Mandiri kepada PT Central Stell Indonesia.

Keenam tersangka itu adalah MAEP, mantan Team Leader Bank Mandiri CBC Solo selaku pengusul kredit kepada PT. Central Stell Indonesia, HA, mantan Senior Credit Risk Manager RRM VII Semarang-Floor Solo selaku pengusul kredit kepada PT. Central Stell Indonesia, ED, CBC Manager PT. Bank MAndiri Solo selaku Komite Kredit Tingkat I, MSHM, PKMK-RRM VII Semarang-Floor Solo selaku Komite Kredit Tingkat I, SBR, GH-Regional Commercial Sales 2 selaku Komite Kredit Tingkat II, dan MSP, PKMK-Commercial Risk selaku Komite Kredit Tingkat II.

“Selain itu penyidik juga menetapkan PT CSI sebagai tersangka korporasi. Perbuatan para tersangka mengakibatkan kerugian keuangan negara senilai Rp 201 miliar lebih,” ujar Dr Mukri, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (04/01/2019).

Menurut Mukri, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pembarantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya dalam kasus ini penyidik telah menetapkan dua orang tersangka yakni MS alias HP atau Aping, karyawan swasta, dan EWL, Direktur Utama PT. Central Stell Indonesia. “Keduanya telah disidangkan dan diputus di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,” tutup Mukri. Syamsuri

 

Leave a comment