Terbaru

Datin Evelyn Bersama Pangeran dan Dato Kunjungi Sultan IX Pontianak

KopiOnline Pontianak,- Beberapa waktu yang lalu di acara festival tahunan  Robo’ Robo kota Mempawah, Evelyn Yang mendapat gelar Datin Budaya dari Raja Mempawah YM Pangeran Ratu Mulawangsa Dr.Ir.Mardan Adijaya Msc di Kraton Amantubillah. Membudayakan bangsa seutuhnya adalah Amanah yang sedang diperjuangkan olehnya saat ini.

Sebagai putra daerah yang terpanggil untuk membangunkan kembali sejarah yang belum terpublikasi dengan benar, tradisi leluhur yang semakin terhapuskan dan budaya masyarakat kota kelahirannya yang sangat beraneka ragam, kali ini Datin Evelyn bersama rombongan mengunjungi sekaligus bersilahturahmi ke kediaman Sultan IX Pontianak, baru-baru ini.

Datin Evelyn bersama Datuk Alam Minangkabau, Yudilfan Habib Dato’ Monti, Pangeran Penatagama dan Kiageng Panjalu, Oki Mahendra, anggota Santri Kiayai Puser Bumi, kepala Suro X, Pesamtren Suro, Sragen, Jawa Tengah, disambut langsung oleh Sultan Syarif Machmud Alkadrie, SH yang merupakan Sultan ke IX Pontianak.

“Kedatangan kami disambut dengan hangat dan bersahabat di rumah kediaman Sultan. Banyak topik bahasan yang kami diskusikan untuk meneruskan visi misi para leluhur yang mungkin sampai saat ini belum terselesaikan,” ujar Evelyn.

Sultan Melvin, panggilan akrab keseharian, bersama Evelyn, Hasan Alkadrie Pangeran Singa Kadriah Panglima Kesultanan Pontianak  menemani rombongan touring di Keraton Kadariyah yang menceritakan perjalanan sejarah perjuangan mereka di Nusantara.

Pada malam harinya, Datin Evelyn dan ro,mbongan, bersama Sultan Melvin Maharatu Kusumasari Nina Widiasari,  Ratu Mas Widasari dan  Ratu Mas Yudasari (Putri Elvina dan Putri Elvani) serta para Panglima Keraton, Ibu Afrida Ayun Mak Kucing Kal-Bar, Pak.Lang M.Donny Kuswara dan rombongan,  berziarah ke makam Sultan Abdurrahman yang wafat pada tahun 1808 di Taman Makam Batu Layang yang tetap merupakan salah satu tradisi kebudayaan rakyat kota Pontianak khususnya dan Kalimantan Barat pada umumnya.

Menurut Datin Evelyn, tujuan paling utama dalam kegiatan ini adalah bahwa mengingatkan kita mempunyai leluhur. Mereka mewariskan hasil perjuangan mereka akan kekayaan bangsa kepada kita sebagai penerus kedaulatan. Meminta keberkahan akan ridho untuk kita supaya mempermudahkan amal perbuatan kita dalam meneruskan perjuangan kehidupan.

Mohon izin dan sungkem untuk mendapatkan doa mereka dari sang pencipta untuk dapat terus menjadi manusia yang bermanfaat untuk lainnya. Apakah kita masih memiliki kedaulatan, dimana berusaha memenuhi hak-nya semua makhluk di dunia seperti Sukowati Robbaani, Sapto Suro yang diwariskan oleh Abah Amin. chaniago

Leave a comment