Terbaru

Terdakwa 10 Butir Pil Ekstasi di PN Jakbar Dihukum 1 Tahun Rebab

Ilustrasi : Pil Setan Ekstasi

KopiOnline Jakarta,- Susanti bisa dibilang terdakwa narkoba yang beruntung disidangkan di Pengadilan Negeri (pn) Jakarta Barat pada Kamis pekan lalu. Pasalnya, terdakwa de3ngan narang bukti 10 butir pil esktasi itu hanya dijatuhi hukuman 1 tahun rehabilitasi di Yayasan Gagas di Tomang Jakarta Barat oleh hakim hendri hengki sh, mh, kamis kemarin.

ADVETORIAL

Padahal, barang bukti narkoba yang dimiliki terdakwa tersebut sebanyak 10 butir pil ekstasi golongan satu bukan tanaman dan beratnya mencapai 3 gram lebih. Pertanyaanya, apakah barang bukti sebanyak itu terdakwa bisa direhabilitasi ?

Menurut Joni t sh, seorang pengamat hukum pidana, klepada koranpagionline.com, seorang terdakwa narkoba yang memiliki barang bukti seberat 0, lebih maka terdakwa itu tidak bisa direhabilitasi. Karena berdasarkan peraturan pemerintah (pp) yang harus direhabilitasi itu hanya berlaku bagi terdakwa narkoba yang ketergantungan, pengguna dan pemakai. Sebab, mereka itu masuk dalam katagori korban narkoba, papar joni t kepada kopionline baru-baru ini.

Seyogyanya, untuk terdakwa narkoba susanti yang memiliki barang bukti narkoba sebetat 3 gram lebih itu tidak bisa direhabilitasi. Jika hakim hendri hengki sh,mh melakukan hal itu, maka patut dan perlu dipertanyakan dasarnya apa.

Seorang terdakwa narkoba yng direhabilitasi itu harus ada asesmen dari bnn, bnn provinsi, makamah agung, kejaksaan agung dan mabes polri sebagai tim asesmen terpadu (tat).

Jika dalam putusan rehabilitasi hakim hendri hengki terhadap terdakwa susanti tersebut tidak menggunakan asesmem tim asesmen terpadu tadi maka putusan rehabilitasi hakim hendri hengki itu telah  mengangkangi peraturan pemerintah.

Selain itu, yang sangat parah lagi berdasarkan informasi terdakwa susanti itu hanya disidang dua kali yaitu hari selasa bacakan surat dakwaan lalu Kamis diputus rehabilitasi ke yayasan gagas. Padahal, jaksa penuntut umum (jpu) renaldi restayuda sh, dari kejaksaan negeri jakarta barat menuntut terdakwa susanti itu dengan pidana penjara selama 1,6 tahun.

Menurut Joni, putusan rehabilitasi hakim hendri hengki sh, mh terhadap terdakwa susamti tersebut patut dilaporkan ke badan pengawasan makamah agung ,(ma) ri dan ke komisi yudisial (kY) agar berkas perkara serta hakimnya diperiksa, pinta joni t . chaniago

Leave a comment