Terbaru

Kejari Cimahi Tangkap Buronan Korupsi DAK Kab. Tabalong Kalsel

Harjo, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cimahi, Jawa Barat.

KopiOnline Jakarta, – Tim Jaksa Intelijen dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi, Jawa Barat, berhasil menangkap Direktur PT Bagus Tirta Wardana (BTW), Neni Kurnaeni, buronan pihak Kejaksaan Negeri Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Terpidana ditangkap tim intelijen Kejari Cimahi di rumahnya di daerah Cikalong Wetan, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Rabu malam (12/12/2018),” ujar Harjo, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cimahi, Jawa Barat, Kamis (13/12/2018).

Menurut Harjo, terpidana Neni Kurnaeni dijatuhi hukuman empat tahun penjara terkait kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan tahun anggaran 2012.

“Terpidana masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dari Kejaksaan Negeri Tabalong, Kalsel. Tidak ada perlawanan dari yang bersangkutan saat kami tangkap,” tutur Harjo yang juga ikut menangkap terpidana di rumahnya.

Selanjutnya, tambah Harjo, terpidana Neni Khurnaeni diterbangkan dari Bandung ke Banjarmasin. “Tim jaksa dari kami akan ikut mendampingi sampai Banjarmasin,” tutur Harjo.

Sementara berdasarkan data yang diperoleh dari website Mahkamah Agung, terpidana Neni dalam kasus DAK tahun 2012 untuk pengadaan buku-buku perpustakaan SD/SLB dihukum empat tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider empat bulan kurungan.

Hukuman tersebut dijatuhkan berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 2386 K/Pid.Sus/2012  tanggal 23 Februari 2013 oleh majelis hakim agung diketuai Artijo Alkostar dengan hakim anggota Mohammad Askin dan MS. Lumme.

Putusan MA tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum dari Kejari Tabalong yang semula menuntut terpidana agar dijatuhi hukuman lima tahun enam bulan penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan serta membayar uang pengganti Rp539 juta yang jika tidak sanggup membayar maka diganti dengan penjara selama satu tahun. Syamsuri

Leave a comment