Terbaru

Mendagri: Konsolidasi Demokrasi Pemilu Menjadi Tanggungjawab Bersama

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo

KopiOnline Bali,– Konsolidai demokrasi menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2018 menjadi tanggung jawab bersama. Konsolidasi itu dinilai penting guna memastikan perhelatan pesta demokrasi berlangsung kondusif.

Hal itu dikatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dalam pemaparannya pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan RI 2018 di Grand Inna Beach Hotel, Bali, Rabu (28/11/2018).

Menurut Tjahjo Kumolo, proses krusial konsolidasi itu menyangkut kepuasan masyarakat, penghitungan suara, dan aturan hukum yang diterapkan.

“Secara inti bahwa konsolidasi demokrasi itu menyangkut pilkada serentak, pileg, dan pilpres. Kalau kita bisa perintah, ya di dalamnya termasuk kejaksaan yang memiliki fungsi strategis,” ujarnya.

Ia mengemukakan, Korps Adhyaksa yang tergabung dalam sentra penegakkan hukum terpadu (Gakkumdu) bersama Bawaslu dan Polri, juga mempunyai instrumen pendukung lain, seperti intelijen dan penindakan hukum, penyidikan, serta penuntutan.

“Apalagi diskresi Jaksa Agung sangat jelas karena di sana itu tegak lurus mulai dari Jaksa Agung sampai level kepala kejaksaan negeri. Kami harapkan KPU dan Bawaslu juga sama, apa yang diputuskan di level atas sebaiknya diikuti di jajaran bawah,” katanya.

Mengenai keamanan, sambung dia, persoalan itu diserahkan kepada pihak kepolisian. Tjahjo berharap peran pemerintah daerah, camat, lurah, dan kepala desa, untuk ikut membantu menyosialisasikan adanya pengamanan agar hak masyarakat selaku pemilih tidak terganggu.

Jaksa Agung HM Prasetyo menyambut positif saran Mendagri agar kejaksaan terlibat dalam konsolidasi demokrasi. Ia menilai konsolidasi dengan beragam permasalahan sejatinya menjadi tanggungjawab bersama dan tidak sekadar diserahkan kepada pemerintah.

“Hal ini sangat menarik, apalagi bertujuan untuk menyongsong Indonesia yang lebih baik. Harus diingat bahwa kita negara demokrasi dan parpol merupakan pilar daripada demokrasi itu sendiri,” terang dia.

Menurutnya, pemerintah secara berkala telah menyelenggarakan pilkada, pileg, dan pilpres. Hasilnya pun cukup baik dan diharapkan dapat terus terjaga hingga pelaksanaan pemilu mendatang.

“Kita akan kawal, sukseskan, sehingga terpilih para wakil rakyat dan pimpinan nasional yang baik, yang amanah, serta bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik di tengah era kompetisi yang ada dengan bangsa-bangsa lain. Jadi, konsolidasi dengan beragam permasalahan itu merupakan tanggungjawab bersama,” tutup dia. Syamsuri

Leave a comment