Terbaru

Kejati Jatim Kawal Proyek Pembangunan Terminal Joyoboyo senilai Rp 195 Miliar

Sunarta, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur

KopiOnline, Surabaya,- Berbagai langkah strategis terus dilakukan Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim). Hal itu dilakukan guna mencegah penyelewengan anggaran pemerintah dan pelanggaran administrasi dalam pembangunan proyek-proyek strategis di Provinsi Jawa Timur.

Kali ini Kejati Jatim menerjunkan TP4D untuk memantau proyek pembangunan Terminal Joyoboyo, Surabaya, yang biaya pembangunannya mencapai Rp 195 miliar.

“Tentunya pengawalan dan pendampingan itu dilakukan setelah adanya permintaan dari satuan kerja (Satker) pelaksana proyek Pemerintah Kota Surabaya kepada TP4D Kejati Jatim,” ujar Sunarta, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, dalam percakapannya dengan wartawan, pada Selasa (20/11/2018).

Menurut Sunarta, setelah ada permintaan itu, TP4D Kejati Jatim langsung bergerak memantau pembangunan Terminal Joyonoyo. Pemantauan itu dilakukan guna mencegah penyelewengan anggaran dan pelanggaran administrasi.

“Kalau mereka macam-macam atau bertindak yang aneh-aneh dalam proyek pembangunan Terminal Joyoboyo itu langsung kami semprot atau kami jewer,” tukas Sunarta,

Pemkot Surabaya sengaja melibatkan TP4D Kejati Jatim memberikan dan melakukan pendampingan hukum agar tak perjadi penyelewengan anggaran dan pelanggaran administrasi. Secara berkala progress dari pembangunan proyek Terminal Joyoboyo akan dilaporkan.

TP4D Kejati Jatim berperan memberikan pendampingan hukum, mulai dari jasa, pengelolaan keuangan negara, perencanaan, pelelangan, pelaksana pekerjaan, perizinan, sampai tahap pengadaan barang. Nantinya, mereka akan meminta dan mengingatkan beragam pelaksanaan proyek.

Kejati Jatim menyarankan satuan kerja pelaksana proyek pemerintahan lain di wilayah Provinsi Jawa Timur juga melibatkan TP4D dari Kejati Jatim yang bertujuan mengawasi proyek yang akan diberlakukan. Syamsuri

Leave a comment