Terbaru

Pejabat Eselon III Kejaksaan Didorong Menjadi Pemimpin Visioner

KopiOnline Jakarta ,– Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (Kabadiklat) Kejaksaan  RI Setia Untung Arimuladi berharap pimpinan Kejaksaan membentuk kader Adhyaksa yang visioner agar mampu menjadi pemimpin birokrasi Kejaksaan dimasa mendatang.

Dengan visioner tersebut maka pegawai Kejaksaan akan mampu berinovasi untuk mengatasi berbagai kendala dan mampu merancang inovasi bagi kepentingan institusi Kejaksaan.

“Dengan harapan mereka mampu berinovasi untuk mengatasi berbagai kendala birokrasi, dan mampu merancang serta mengimplementasikan inovasi sebagai nilai tambah bagi kepentingan organisasi atau institusi Kejaksaan dan masyarakat,” ujar Untung di Jakarta, kemarin..

Untung menegaskan, pelatihan pembentukan kader Adhyaksa akan membuat para pejabat eselon III ini mampu berkompetensi yang sehat dibidang birokrasi dengan menciptakan inovasi melalui terobosan-terobosan yang positif bagi perbaikan organisasi dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi serta dapat membangun sinergi dari berbagai stakeholder dalam hal ini masyarakat, guna menciptakan perubahan.

Pasalnya, ujar Untung,  di era keterbukaan informasi, dan perkembangan jaman, seorang pemimpin harus memiliki visi dan misi dalam hal perubahan, terutama aspek organisasi. Hal itu, guna mendukung kinerja instansi tersebut.
“Kita yakin nantinya ada suatu titik terang dari ujung hasil kerja keras itu, yakni terciptanya lembaga Kejaksaan yang professional dan berintegritas. Selain itu tumbuhnya kepercayaan masyarakat serta jaminan kehidupan yang lebih baik dan bermartabat bagi seluruh warga Adhyaksa,” jelasnya.

Dengan kekuatan visi dan misi dari kader pemimpin Korps Adhyaksa, sambung Untung, maka akan tercipta lembaga Kejaksaan yang professional, berintegritas dan bermartabat bagi insan Kejaksaan. Karenanya Untung menghimbau kepada pejabat eselon III yang ikut dalam Diklat tersebut, selanjutnya dapat membentuk kader-kader pimpinan birokrasi Kejaksaan.

“Dengan memiliki pola pikir jangka panjang serta memiliki karakter kempemimpinan yang kuat dan memiliki visi yang hebat. Serta, dapat menjadi pelopor inovasi dan perubahan, dan pengungkit Reformasi Birokrasi di seluruh satuan kerja, sehingga mampu membawa Kejaksaan menjadi institusi yang dicintai dan di butuhkan masyarakat,” tegasnya.

Disisi lain, kata Untung kepada Pejabat eselon III, untuk angkatan ke-II yang baru di buka pada program pendidikan dan latihan Manajemen Keprotokolan dalam Reformasi Birokrasi tersebut, bahwa proses output kinerja Kejaksaan bisa lebih kredibel, dengan meraih kepercayaan masyarakat melalui konsepsi yang tepat dan konsisten dalam implementasinya.

“Konsepsi yang tepat itu diperlukan supaya kita tahu secara jelas, apa yang harus dilakukan dan kemana arah yang ditujunya. Karena, konsistensi implementasi diperlukan agar masyarakat yakin bahwa Kejaksaan bersungguh-sungguh dalam melakukan Reformasi Birokrasi,” ujarnya.

Dia mengingatkan, program pendidikan dan latihan ini, juga mengacu pada pedoman umum Reformasi Birokrasi yang dikeluarkan oleh Kemeterian Pendayahgunaan Aparatur Negara. Isinya antaralain bagaimana proses menata ulang, mengubah, memperbaiki dan menyempurnakan Birokrasi agar menjadi lebih baik.

Menuju birokrasi yang Profesional, bersih, efesien, efektif, dan produktif.

Adapun dijelaskannya bahwa Reformasi Birokrasi mencakup 6 aspek perubahan, yakni manajemen perubahan, Penguatan Ketatalaksanaan, Pengutan sistem manajemen SDM, Penguatan Sistem Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja dan Penguatan Kualitas Pelayanan Publik.

Sekedar diketahui, bahwa kegiatan program Pelatihan Reformasi dan Birokrasi Kejaksaan Angkatan ke-I untuk Kepala Kejaksaan Negeri type A atau pejabat eselon III telah di tutup pada Selasa 6 Nopember 2018 lalu.

Penutupan itu sekaligus membuka program selanjutnya untuk Angkatan ke-II bagi Pejabat eselon III tentang Pendidikan dan Latihan Manajemen Keprotokolan Reformasi Birokrasi.
Program, pelatihan Reformasi Birokrasi itu digelar di Aula Adhyaksa Loka, Kampus B Badiklat, Kejaksaan RI, Ceger, Jakarta. Syamsuri

Leave a comment