Terbaru

Mulyono Tejo Terdakwa Kasus Mafia Tanah Jadi Pesakitan di PN Jakbar

Mulyono Tejo Kusumo terdakwa kasus perampasan lahan

KopiOnline Jakarta,- Mulyono Tejo Kusumo, terdakwa kasus dugaan perampasan tanah girik C 262 dan 242 miik H Saleh bin Entong jadi pesakitan.di Pengadilan Negeri (pn) Jakarta Barat.

ADVETORIAL

Pada agenda sidang keterangan tiga orang saksi yaitu, Saleh bin Entong, Achmad bin Pora dan Andriano menjelaskan bahwa, tanah girik c 262 dan 242 tersebut sampai sekarang belum pernah dijual kepada siapapun apalagi kepada terdakwa, kata saksi di persidangan.

Kata saksi, mereka sangat kaget karena baru mengetahui kalau di atas tanah tersebut ada plang atas nama Mulyono Tejo Kusumo padahal kata saksi ia tidak pernah menjualnya kepada orang yang namanya ada di plang tersebut.

Maka itu, saksi mengajukan permohonan sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional (bpn)  Jakarta Barat untuk peningkatan hak dari girik ke sertifikat. Namun, kata saksi, apa yang terjadi permohonanya ditolak sebab di tanah tersebut sudah ada sertifikat atas nama terdakwa. Sontak saksi kaget bukan kepalang ketka mendengar petugas bpn berkata begitu, papar saksi.

Selain keterangan saksi H Saleh  dan Achmad saksi Andriano juga menjelaskan ke majelis hakim bahwa, tanah tersebut belum pernah dijual oleh pemilik yaitu saksi H Saleh kepada pihak manapun apalagi ke terdakwa, ungkapnya.

Selain itu saksi Andriano mengungkapkan, kalau ia pernah melihat terdakwa ini memberikan uang kepada oknum kelurahan agar girik leter c 262 dan 242 dirubah dengar leter c lain atas lokasi tanah yang sama yaitu tanah milik saksi H Saleh bin Entong dan Achmad bin Pora ,jelas saksi Andriano dalam persidangan pada Rabu (14/11) 2018 di pn jakbar .

Atas dugaan perampasan tanah, saksi Saleh dan saksi Achmad sebagai pemilik melaporkan Mulyono Tejo Kusumo ke polisi dan sempat menjadi daftar pencarian orang (dpo) buronan pihak kejaksaan Negeri Jakarta Barat dan ditangkap di wilayah Jawa Barat. chaniago

Mulyono Tejo Kusumo terdakwa kasus perampasan lahan

Leave a comment