Terbaru

Kejari Parigi Moutong Musnahkan Barang Bukti Perkara Pidum

Kaantor Kejaksaan Negeri Parigi

KopiOnline Jakarta,– Sejumlah barang bukti (BB) perkara tindak pidana umum (pidum) dimusnahkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi Moutong (Parimo). Barang bukti itu, antara lain 45 kasus perkara narkotika jenis sabu seberat 179,64 gram, 15 perkara obat trihexyphenidyl (THD) sebanyak 15.195 butir, satu perkara uang palsu sebanyak Rp 6.350.000 dan sembilan sejata rakitan.

“Pemusnahan (BB) itu dilakukan untuk perkara pidum yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht). Sesuai Undang-Undang kewenangan itu ada pada jaksa penuntut umum,” ujar Agus Setiadi, Kepala Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, kepada wartawan, Kamis (15/11/2018).
Pemusnahan barang bukti di Kejari Parimo terakhir kali dilakukan pada tahun 2014 lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, Agus Setiadi

Menurut Agus Setiadi, pemusnahan itu dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban Kejari Parimo kepada masyarakat, terhadap sejumlah perkara yang telah diselesaikan. Kedepannya, kata Dia, masih ada lagi sejumlah barang bukti yang akan dimusnahkan.

“Masih ada beberapa perkara yang memungkinkan masih dalam tahap persidangan atau sudah selesai sidang. Tetapi mungkin masih ada upaya hukum lainnya,” jelas Agus Setiadi.

Dalam proses pemusnaan tersebut, ikut serta pihak kepolisian, TNI, organisasi perangkat daerah (OPD), Kementerian agama, serta forum kerukunan umat beragama (FKUB).

Agus berharap, pemusanahan barang bukti dapat dilakukan secara bekelanjutan, minimal dalam lima bulan sekali. Sehingga, kata dia, tidak ada penumpukan barang bukti di gudang.

Khusus barang bukti Narkotika kata dia sangat rentan. Sehingga pekerjaan JPU belum selesai jika barang bukti itu belum dimusnahkan. “Sekira empat bulan lalu saya minta untuk mengumpulkan kembali data-datanya,” ujar Agus. Syamsuri

 

 

 

Leave a comment