Terbaru

Biro Kepegawaian Kejagung Canangkan WBK dan Bersih Melayani

Teks foto : Kepala Biro Kepagawaian Kejagung, Masyhudi (kiri), bersama Kapuspenkum Kejagung, Mukri, usai acara pencanangan WBK dan WBBM di Kejagung

KopiOnline Jakarta,– Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung (Kejagung) kini membangun zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersiah melayani (WBBM).

“Biro Kepegawaian Kejagung itu sudah berubah. Artinya yang konotasinya di Biro Kepegawaian itu susah mengurus segala macem, kini berubah menjadi yang lebih baik. Beberapa hal menjadi baik. Pelayanannya baik, izinnya baik,” ujar Masyhudi, Kepala Biro Kepegawaian (Karopeg) Kejaksaan Agung, kepada wartawan usai pencanangan Biro Kepagawaian Kejagung sebagai WBK dan WBBM di Kejagung, Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Masyhudi mengungkapkan bahwa sekarang ini dengan menggunakan informasi teknologi (IT) berbagai kemudahan dan pelayanan dari Biro Kepagawaian Kejaksaan Agung bisa diperoleh oleh jaksa dan pegawai tata usaha Kejaksaan di seluruh Indonesia.

“Tadi saya paparkan seperti pelayanan aplikasi. Kita membuka akun email seluruh pegawai seluruh Indonesia. Jadi seorang jaksa bisa melihat data kepegawaian dirinya yang terbaru,” kata Masyhudi.

Menurut Masyhudi, saat ini jaksa di seluruh Indonesia bisa membuka akun email Biro Kepegawaian untuk mengetahui data-data kepegawaian tentang dirinya sendiri apakah data-datanya sudah benar atau tidak.

“Jangan sampai data seseorang itu tidak benar pada saat dia promosi,  pada saat dia naik pangkat itu tidak sesuai yang jadi penghalang dan penghambat yang akhirnya seseorang itu tidak promosi, sesorang itu tidak naik pangkat. Nah tujuannya itu,” jelas mantan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) DKI Jakarta itu.

Masyhudi menambahkan bahwa Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung juga mempermudah berbagai izin-izin. Izin umroh, pendidikan, cuti, menikah dan lain sebagainya.

“Semuanya itu dipermudah dengan elektronik. Tanpa ke sini pun pakai elektronik kita layani dengan data-data yang ada,” tutur Masyhudi.

Yang menarik, kata Masyhudi, seluruh jaksa dan pegawaia Kejaksaan di seluruh Indonesia sekarang ini bisa melihat data-data itu lewat telpom genggam.

“Kalau dia dikasih akun email dan password dia bisa cek benar atau tidak. Ini bener atau tidak fotonya? Kalau fotonya sudah melati (tanda pangkat di kejaksaan-red) dua tapi yang terdaftar belum melati kan merugikan dia,” jelas Masyhudi. Syamsuri

Leave a comment