Terbaru

Kejagung Endus Dugaan Korupsi di Bank BTN Terkait Pemberian Kredit

Kapuspenkum Kejagung Mukri

KopiOnline Jakarta,– Tim penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) mengendus dugaan korupsi di PT Bank Tabungan Negara (BTN). Dugaan korupsi itu terkait pemberian Kredit Yasa Griya (KYG) oleh Bank BTN cabang Gresik kepada debitur PT Graha Permata Wahana dan Novasi kepada PT Nugraha Alam Prima serta PT Lintang Jaya Property.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum) Kejagung, Dr Mukri, mengatakan, penyidik pidana khusus Kejagung telah meningkatkan status penyelidikan perkara ini ketahap penyidikan.

“Saat ini sudah penyidikan. Tim penyidik masih terus mendalami pihak-pihak yang diduga mengetahui pemberian kredit ini,” kata Mukri di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Menurut Mukri, tim penyidik yang bermarkas di Gedung Bundar Kejagung telah memeriksa puluhan saksi, baik pihak swasta maupun dari BTN sendiri.

Pemeriksaan secara intensif itu dilakukan tim penyidik guna mencari siapa pihak yang paling bertanggungjawab dalam pemberian kredit yang menimbulkan dugaan kerugian negara ini untuk dijadikan tersangka.

Menurut informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan, saat ini beberapa saksi-saksi yang dijadwalkan pemanggilan untuk dimintai keterangannya seperti Direktur Utama PT PT Nugraha Alam Prima, Eddy George Tauran, Komisaris PT Nugraha Alam Prima, Sigit Wahyudi, Dr Rosyan Rahman, Christan Yudianto Tauran dan Siswadji SH. Saksi Siswadji tidak tertera jabatan dan identitas lengkapnya.

“Semuanya diperiksa sebagai saksi, penyidik menilai perlu mendengar keterangan para saksi dalam pendalaman perkara ini,” tegasnya.

Disinggung soal apakah dalam waktu dekat akan ada penetapan tersangka, Mukri mengatakan, soal hal tersebut hanya tim penyidik yang mengetahuinya. “Nanti akan diinformasikan jika sudah ada tersangkanya,” tutupnya.

Beberapa pegawai dari BTN yang sudah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung yakni Kepala Departemen Supporting Asset Manajement AMD BTN Pusat Alpin Chandra, Area Head II Surabaya tahun 2016 Atjuk Winarto, AMD Head Area II Setyanto Basuki, serta Kepala AMD Kantor Pusat Setya Wijayantara. Syamsuri

Leave a comment