Terbaru

Terbukti Selundupkan Narkoba, 8 Kurir Sabu 1,6 Ton Dituntut Hukuman Mati

Dr Mukri, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung)

KopiOnline Jakarta,– Tim gabungan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam di bawah pimpinan jaksa Albina Dita Prawira, Koordinator pada Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung, mengambil sikap tegas terhadap pelaku penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu.

Delapan kurir narkoba jenis sabu-sabu dituntut hukuman mati karena terbukti menyelundupkan 1,6 ton narkoba jenis sabu ke Indonesia melalui perairan Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

“Tuntutan hukuman mati terhadap para terdakwa penyelundupan narkoba jenis sabu itu sudah dibacakan pada Selasa (30/10/2018) dan Rabu (31/10/2018) lalu di Pengadilan Negeri (PN) Batam,” ujar Dr Mukri, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung), di kantornya, Jumat (02/11/2018).

Menurut Mukri, berdasarkan laporan jaksa penuntut umum (JPU) bahwa dalam persidangan yang digelar di PN Batam, para terdakwa terbukti menkadi kurir menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu ke Indonesia.

“Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tutur Mukri.

Sementara itu Dedi Setiadi, Direktur Narkoba pada Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Kampidum) Kejaksaan Agung (Kejagung), menjelaskan, para terdakwa itu adalah Hsien Lai Fu, Huang Ching An, Chen Ching Tun dan Chen Chung Nan. Sedangkan empat terdakwa lainnya adalah Chen Hui, Chen Yi, Chen Meising dan Tao Yin Fa

“Dalam kasus ini barang bukti 1 unit kapal Min Lian Yi Yung 61870, empat unit alat navigasi kapal laut, 1 telepon satelit dan 1 auto pilot dirampas untuk negara,” ujar Dedi. Syamsuri

Leave a comment