Terbaru

Kejati Jatim Usut Dugaan Korupsi PT Dok Perkapalan Surabaya

KopiOnline Jakarta,– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur kini tengah intensif mengusut dugaan korupsi pengadaan kapal oleh PT Dol dan Perkapalan Surabaya (PT DPS).

“Sudah kami lakukan gelar perkara (ekspose) di Kejaksaan Agung (Kejagung). Hasilnya eksposan (peserta gelar perkara) sepakat agar kasus itu ditindaklanjuti,” ujar Sunarta, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, ketika dihubungi wartawan, Minggu (28/10/2018).

Menurut Sunarta, ketika dilakukan gelar perkara (ekspose) di Gedung Bundar pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), tim penyidik dari Kejati Jatim membawa sejumlah dokumen dan bukti-bukti yang dikantongi penyidik.

“Setelah dipaparkan secara detail oleh tim penyidik akhirnya disimpulkan bahwa kasus dugaan korupsi di PT DPS layak ditindaklanjuti ke tahap berikutnya,” jelas Sunarta.

Ditambahkan Sunarta, sebelum dilakukan ekspose di Kejagung, tim penyidik tindak pidana khusus Kejati Jatim telah memeriksa dokumen dan memanggil sejumlah saksi terkait dugaan korupsi PT Dol dan Perkapalan Surabaya (PT DPS) persero saat membeli kapal bekas dari Eropa yang harganya ditaksir mencapai Rp 100 miliar.

Dari pemeriksaan dokumen dan keterangan saksi-saksi, diketahui seusai pembelian itu PT DPS nyatanya telah membayar senilai Rp 60 miliar kepada salah satu perusahaan penyedia kapal bekas itu.

Seperti diketahui, kasus tersebut bermula dari laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam laporan BPK menyebutkan, ditemukan kerugian negara senilai Rp 60 miliar. Kerugian itu ditemukan dari nilai proyek pengadaan kapal senilai Rp 100 miliar.

Pengadaan kapal yang dimaksud adalah jenis floating crane yang berlangsung pada tahun 2016 lalu, yang ternyata merupakan proyek dari PT DPS. Syamsuri

 

Leave a comment