Terbaru

Bhaksos Kesehatan Kejati Kalsel Pecahkan Rekor MURI Operasi Hernia

KopiOnline Banjarmasin,– Jaksa Agung RI, HM Prasetyo, bersama Ketua Umum IAD (Ikatan Adhyaksa Dharmakarini), Ny Ros Ellyana, dijadwalkan akan menghadiri Bhakti Sosial Kesehatan untuk operasi hernia dan katarak yang digelar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan (Kalsel).

Rencana operasi hernia yang digagas oleh Kejati Kalbar itu bakal pecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).

“Ada 43 pasien yang akan menjalani operasi hernia secara serentak di Rumah Sakit Idaman Banjarbaru pada Sabtu (27/10) dan ini sudah kami daftarkan ke MURI sebagai rekor,” kata Ade Adhyaksa, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Selatan (Kalsel), di Banjarmasin, Rabu (24/10/2018).

Menurut Ade, selain menghadiri Bhakti Sosial Kesehatan untuk operasi hernia dan katarak, Jaksa Agung HM Prasetyo dan Ketua Umum IAD Ny Ros Ellyana direncanakan juga kunjungan kerja ke Bumi Lambung Mangkurat dengan mengikuti sejumlah agenda kegiatan.

Orang nomor satu di Kejaksaan RI bersama Ketua Umum IAD Ny Ros Ellyana juga akan mengunjungi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) Adhyaksa XIV di Jalan Brigjen H Hasan Basry, Komplek Kejaksaan Banjarmasin.

“TK binaan Kejati Kalsel ini dijadikan percontohan se-Indonesia karena memiliki keunggulan dari adanya perpustakaan yang lengkap,” terang Ade Adhyaksa.

Menyinggung tentang upaya pemecahan rekor MURI dalam pengobatan gratis operasi hernia, Ade Adhyaksa mengungkapkan, rekor operasi hernia terbanyak dalam sehari di Indonesia tercatat di Lampung Tengah yaitu 30 orang penderita hernia, di mana mengalahkan rekor sebelumnya di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang hanya berjumlah 23 penderita.

“Mudah-mudahan kita berhasil memecahkan rekor MURI itu,” tandas mantan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulawesi Selatan itu.

Selain operasi hernia, Kejati Kalsel juga bakal menggelar operasi katarak gratis untuk warga di saat yang bersamaan. Ada sekitar 230 orang yang bakal mengikutinya dari 500 warga yang daftar.

“Karena keterbatasan tim medis, maka kami hanya bisa mengakomodir sekitar 230 orang. Nanti warga dikumpulkan di Asrama Haji Banjarbaru dan operasi dijadwalkan pada Jumat (26/10) dan Sabtu (27/10),” jelas Ade di sela acara kumpul-kumpul bersama wartawan di Aula Anjung Papadaan Kantor Kejati Kalsel. syamsuri

 

Leave a comment