Terbaru

Terkait Film BBK Produksi Ulang, Syamsul Fuad Menggugat

Sutradara Syamsul Fuad. Foto : Pos Kota

KopiOnline Jakarta,– Belum berhasil dalam berjuang untuk mendapatkan hak yang diyakininya, H. Syamsul Fuad berencana kembari menggugat produser film PT Falcon dan Max Pictures yang telah memproduksi ulang film Benyamin Biang Kerok, dan Benyamin Biang Ketok dan BBK Beruntung, tanpa izinnya.

Syamsul Fuad menyatakan, film tersebut karyanya, selaku sutradara. Belakangan diproduksi ulang oleh PT Falcon dan Max Pictures tanpa sepengetahuan dan izin darinya yang menurut pengakuannya sebagai pemegang hak cipta.

Syamsul Fuad akan menggugat lagi untu memperoleh hak ekonomi atas film yang dibuat berdasarkan cerita dan judul yang dia buat, Benyamin Biang Kerok, dan BBK Beruntung.

“Karena gugatan saya ditolak PN Jakpus dengan alasan kurang pihak, maka saya akan ajukan gugatan ulang kepada PT Falcon dan Max Pictures yang telah memproduksi film Benyamin Biang Kerok dan BBK Beruntung,” kata Sumsyul, Senin (23/10/2018).

Dia menggugat karena masalah hak cipta. Ia mem kasus ini, dirinya tidak pernah memberikan cipta.  “Hak cipta kedua judul film tersebut tidak pernah saya jual kepada siapa pun, kecuali CV  Bandung Permai Film yang memproduki pada 1972. Sementara pelimpahannya kepada PT Layar Cipta Film hanya dalam sebatas hak edar bukan untuk memproduksi ulang,” katanya.

Dengan  demikian, lanjutnya,  apa yang dilakukan Falcon dan Max Pictutes sudah melanggar hak cipta, karena mereka tak punya legal standing untuk memproduksi film tersebut. PK/kop

 

Leave a comment