Terbaru

Kejagung Bakal Tetapkan Tersangka di Kementerian Kelautan dan Perikanan

KopiOnline Jakarta,- Tim jaksa tindak pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) kini semakin intensif melakukan penyidikan dugaan adanya korupsi pada proyek pembangunan kapal perikanan dan pengadaan mesin kapal pada Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun anggaran 2016.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), M Adi Toegarisman, mengatakan penanganan kasus dugaan korupsi di Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut masih berjalan. Pemeriksaan saksi terus dilakukan tim penyidik.

“Itu proses sedang berjalan dan saat ini sudah penyidikan,” katanya di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Namun, kata Adi, hingga kini kasus tersebut masih dalam status sprindik umum atau belum pada tahap penetapan tersangka.

“Sudah penyidikan, kan belum diumumkan (tersangka), nanti kalau sudah (sampi penetapan tersangka) kita sampaikan,” jelasnya.

Disinggung soal berapa calon tersangka kasus ini, Adi Toegarisman enggan membeberkannya, yang jelas, lanjut Adi, penangangan perkara ini masih terus berjalan. “Nanti saja soal itu,” tutupnya.

Informasi yang diperoleh koranpagi.com menyebutkan, Kamis (18/10), penyidik menjadwalkan pemanggilan beberapa orang untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus ini.

Beberapa pihak yang dijadwalkan pemeriksaan yakni Direktur CV Berksh Laut, Wasanuddin, Direktur CV Fajar Raya Maros, Rahmani HR, Direktur PT Roda  Anugrah Sejati, Adi Novandy, Direktur CV Sinar Stainless, Kamarudin Olle.

Beberapa waktu lalu, penyidik juga memanggil Ambar Tri Harnanto, Anjar Hajianto selaku PNS pada Dirjen Kapal Perikanan Tangkap KKP. Lalu Gilar Prakoso selaku PPHP Dirjen Kapal Perikanan Tangkap KKP,Angga Ramadhany selaku Bendahara Pengeluaran Tahun 2017 Direktorat KAPI KKP.

Lalu, beberapa jabatan yang namanya tidak tertera pada jadwal pemeriksaan yakni Sekretaris Pokja Pemgadaan Mesin Kapal Perikanan Tahun 2016, Direktur PT Pioneer, Direktur PT Honda Power Products indonesia, Direktur PT Rutan, Direktur PT North Marine Spot.  Semuanya dijadwalkan diperiksa sebagai saksi.

Diketahui, Kejaksaan Agung membongkar adanya praktek dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Dugaan korupsi itu yakni kegiatan pembangunan kapal perikanan pada Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun anggaran 2016.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Dirdik pada Jampidsus), Warih Sadono, enggan berkomentar saat ditanyakan apakah penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan kapal perikanan pada Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah pada penetapan tersangka. “Tanya ke Penkum aja (Pusat Penerangan Hukum),” singkatnya. syamsuri

 

Leave a comment