Terbaru

Kejagung RI – Kejaksaan Federal Rusia Sepakat Kerjasama Bidang Hukum

Jaksa Agung HM Prasetyo (keenam dari kiri) didampingi Jampidum Kejagung Noor Rochmat (kelima dari kanan), Kabandiklat Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi (keempat dari kanan), Kapuspenkum Kejaksaan Agung, M Rum (ketiga dari kanan) dan Kajati Sumut, Bambang Rukmono (ketiga dari kiri), saat acara penandatanganan MoU dengan Kejaksaan Agung Federal Rusia di Moskow, Rabu (3/10)

KopiOnline Jakarta,- Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Federal Rusia sepakat bekerjasama dalam kegiatan bidang hukum dan penegakan hukum, terutama dalam pemberantasan kejahatan lintas negara.

Kesekatan itu tertuang dalam Memory of Understanding (MoU) yang ditandatangani Jaksa Agung RI, HM Prasetyo, dan Jaksa Agung Federal Rusia, Yury Yukovlevich Chaika, di Moskow, Rabu  (3/10.

Dalam penandatanganan itu Jaksa Agung HM Prasetyo didampingi Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejagung, Noor Rochmat, Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (Kaban Diklat) Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara, Bambang Rukmono dan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, M Rum.

Jaksa Agng HM Prasetyo (kanan) dan Jaksa Agung Federal Rusia Yury Yukovlevich Chaika (kiri) sedang menanda tangani MoU

Prasetyo dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan mengatakan bahwa kerja sama yang dibuat selama ini sangat penting dan perlu  dilanjutkan supaya dapat saling mendukung dan memberi bantuan secara timbal balik untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan bagi kepentingan hukum dan penegakan hukum di kedua negara untuk memenuhi kepentingan kedua negara.

“Untuk itu, kami berkomitmen untuk menenuhi setiap permintaan Kejaksaan Federasi Rusia. Begitu pula, kami berharap agar Kejaksaan Federasi Rusia juga membantu sepenuh hati terhadap permintaan kami dalam penegekan hukum dan keadilan,” ujarnya.

Di samping itu, Prasetyo juga menginginkan agar hubungan kerjasama di masa yang akan datang membuka peluang dapat dilakukannya berbagai bentuk program dan kegiatan yang dapat mempermudah, mempercepat dan memperlancar koordinasi di antara kedua pihak di setiap saat diperlukan.

Sementara itu Jaksa Agung Federasi Rusia Yury Yukovlevich Chaika menyatakan MoU itu bukan semata-mata sekedar pembaruan kerjasama di antara kedua negara, namun merupakan peningkatan kerjasama ke arah yang lebih tinggi.

Oleh karenanya, Jaksa Agung Federasi Rusia akan menindaklanjuti dengan kegiatan yang lebih kongkrit, terutama dalam pemberantasan kejahatan lintas negara. “Kami akan mengimplementasikan butir-butir kerjasama dan saling bertukar praktik terbaik dalam penegakan hukum,” ujar Yury Yukovlevich Chaika.

Penandatangan MoU, diakhiri dengan  foto bersama dan tukar menukar cindera mata, yang menjadi ciri khas masing-masing negara. Pada kesempatan ini, Jaksa Agung memberikan miniatur patung Garuda Wisnu Kencana yang terbuat dari seloka, yang merupakan kerajinan tradisional Bali. Syamsuri.

Leave a comment