Terbaru

900 Satgas Pamtas Pengganti Diterima di Korem 174/ATW Merauke

KopiOnline  Merauke,- Kasdam XVII/Cendrawasih Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa memimpin acara penerimaan dan pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG di Korem 174/ATW Merauke, Sabtu (15/09/2018). 900 prajurit pengganti akan melaksnakan pengamanan di daerah perbatasan selama 9 bulan.

“Yang baru melaksanakan tugas, kita tunggu karyamu selama bertugas di wilayah Papua. Jangan terlena dalam menjalankan tugas dan tetap siagap dalam segala situasi,” ucap Kasdam dalam arahannya.

Ia menyampaikan, kecepatan prajurit pengganti adalah harus segera bertadaptasi, mengenal  topografi, jangkauan dan jumlah pendukuk di wilayah penugasan.  Dan yang tidak kalah penting  adalah merebut hati kelompok pemberontak untuk menjadi warga NKRI yang baik.

“Tapi kalau ada kelompok tertentu yang melawan, kau angkat senjatamu, jangan takut, karena kau sudah dilatih untuk menjaga keutuhan dan keamanan NKRI,” tegas Kasdam.

Lanjut dia, masyarakat akan bisa maju dalam pembangunan ketika wilayahnya aman bebas dari gangguan atau ancaman, sehingga jika terjadi situasi yang tidak kondusif, TNI wajib bertindak untuk memberikan rasa aman bagi warga.

Dengan bekal ilmu yang ada, TNI diajak berinovasi untuk membantu warga di daerah pedalaman, terluar dan tertinggal. Sekaligus melihat potensi generasi asli Papua yang bisa masuk TNI.

“Saya berharap banyak putra daerah yang nanti jadi tentara, suapya mereka sendiri yang akan menjaga daerahnya sendiri. Jangan lupa untuk berdoa, sebab segala kekuatan berasal dari Yang Maha Kuasa,” pungkasnya.

Penerimaan tersebut Satgas Yonif Mekanis 521/Dadaha Yudha mengantikan Yonif 315/Garuda  dan Satgas 143/Tri Wira Eka Jaya mengantikan Yonif Raider 323/Badak Putih Kostrad dan Yonif 500/ Raider.

Mewakili Pangdam XVII/Cendrawasih Mayor Jenderal TNI George Elnadus Supit, S.Sos, Kasdam mengajak prajurit Satgas Pamtas untuk menciptakan stabilitas keamanan sepanjang perbatasan RI-PNG. Selain itu, harus membantu kesulitan masyarakat di wilayah perbatasan sehingga terjadi perubahan hidup yang jauh lebih baik.

Sementara bagi prajurit yang hendak kembali ke satuan ditegaskan tidak membawa satwa yang dilindungi. Sekaligus disampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan untuk setiap keberhasilan selama bertugas di pernatasan RI-PNG di sektor selatan. Kop/TN

Leave a comment