Terbaru

Diizinkan, Aksi Jalan Santai Umat Islam Digelar Tanpa Dhani & Neno

?????????????????????????????????????????????????????????

KopiOnline Solo,- Polresta Solo akhirnya mengeluarkan izin jalan santai umat Islam dan masyarakat Solo. Aksi jalan sehat itupun digelar di Bundaran Gladag, Solo, Minggu (09/09/2018) pagi. Aksi ini diikuti ribuan warga berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Hanya saja jalan sehat tersebut rupanya tidak dihadiri aktivis gerakan #2019GantiPresiden Ahmad Dhani dan Neno Warisman.  Batal hadir karena ada acara di tempaat lain. Namun tampak hadir Gus Nur, Mu’inuddinillah, dan Mudrick sebagai pembicara dan pengisi tausyiah dalam kegiatan.

“Ahmad Dhani batal hadir karena harus memenuhi panggilan kepolisian dan Neno Warisman tidak dapat hadir pagi ini,” kata koordinator panitia kegiatan jalan sehat, Endro Sudarsono, seperti dilansir TribunWow dari TribunSolo, Minggu (09/09/2018).

“Ahmad Dhani persiapan ke Surabaya, memenuhi panggilan Polda Jatim, sedangkan Neno Warisman, ada beberapa hal yang menyebabkan ia tidak bisa hadir,” terang Endro.

Sebelumnya, pada tausyiah pertama diisi oleh Ketua Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Surakarta yang juga sebagai ketua tim advokat, Dr. Taufik S.H

Kapolresta Solo, Kombes Ribut Hari Wibowo mengaku kepolisian telah mengizinkan kegiatan jalan santai tersebut, hanya saja lokasinya dipindah ke Gladag. Lokasi jalan santai harus dipindah dari Kottabarat ke Gladag. Hal ini dilakukan agar tidak berbarengan dengan kegiatan peringatan Haornas yang digelar Pemkot Solo di Lapangan Kottabarat.

Ribut mengungkapkan pindahnya lokasi kegiatan jalan santai umat Islam dan masyarakat Solo itu dilakukan supaya tidak ada penumpukan massa di satu titik. Dalam peringatan Haornas di Solo terdapat sejumlah kegiatan yang melibatkan banyak peserta.

“Dengan demikian tidak akan overload karena ada tiga acara, yaitu gowes di Manahan, peringatan Haornas Pemkot Solo di Kottabarat, dan jalan santai di Gladag. Ini dilakukan supaya masyrakat yang datang bisa merayakan dengan nyaman dan aman,” ujar dia

Untuk menjaga keamamanan di Kota Solo selama peringatan Harornas,  ia mengerahkan anggota polisi sebanyak 2.300 personel. Polisi tersebut berasal dari Polda Jawa Tengah dan jajaran Polres di wilayah Solo Raya. Anggota tidak boleh menggunakan senjata. Pengamanan dilakukan secara humanis dan simpatik. kop.

Leave a comment