Terbaru

Tingkatkan Prestasi Karateka, Perguruan Prabu Batan Latihan Gabungan

KopiOnline Jakarta,– Tak kenal maka tak sapa, adalah bentuk motivasi dan keakraban bagi para peserta Prabu Batan, “Bagi mereka yang tidak mengenal kita, maka kita tak sapa. Dimana pun para peserta wajib menyapa dimana pun berjumpa,“ tegas Senpai Triyadi, Ketua Umum Prabu Batan Cabang Jakarta Selatan.

Kegiatan rutin yang digelar Perguruan Prabu Batan digelar setiap minggu sekali sebagai bentuk penguatan fisik, mental, ketrampilan, berlatih bela diri. Namun, pada Minggu (02/09/2018) adalah Latihan Gabungan yang diikuti oleh 178 peserta dari SD, SMP, SMA dari seluruh peserta Prabu Batan tidak saja dari Cabang Jakarta Selatan saja.

Seperti yang diutarakan oleh Senpai Triyadi, Ketua Umum Prabu Batan Cabang Jakarta Selatan kepada koranpagionline.com, ”Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar. Ujian Kenaikan Sabuk yang diikuti oleh 173 peserta dengan waktu yang cukup singkat dan padat. Direncanakan jam 11 selesai, tapi jam 10.30 sudah beres semua. Para peserta disiplinnya bagus dan solid, mudah-mudahan bulan Oktober ini kita akan menggelar latihan gabungan dengan mengundang pelatnas,“ terang Triyadi.

Lebih lanjut Triyadi menambahkan,”Insyaallah pada bulan Pebruari 2019 akan digelar pertandingan internal Perguruan, rencana digelar di Jakarta Barat. Targetnya adalah berprestasi mendapat medali dan atlet terbaik. Dan yang menjadi kebanggaan kami adalah, hari ini 2 (dua) peserta kita masuk Tim Karate Jakarta Barat, bahkan hari ini dia ikut latihan disana. Jadi tidak bisa ikut hadir disini, dan tentunya dapat masuk Tim Karate DKI Jakarta, sehingga ini menjadi motivasi bagi peserta lain di Prabu Batan,“ bangganya.

Menurut Triyadi, para peserta Prabu Batan diberikan beberapa motivasi bagi karateka, tingkat pertama seseorang belajar dan berlatih beladiri adalah untuk bisa membela diri agar ia mempunyai kepercayaan diri yang tinggi dan mental yang kuat saat dihadapkan pada situasi yang mengancam kenyamanan dirinya (padahal belum tentu orang yang mengancam dia ingin melukai atau membunuhnya tetapi melainkan hanya cuma ingin menggertaknya saja, tapi bagi dia ini merupakan suatu ancaman yang sangat menakutkan dan mengharuskan dirinya untuk belajar dan berlatih ilmu beladiri karena pada intinya dia tidak percaya diri dan tidak siap mental terhadap orang yang kasar kepada dirinya.

Kemudian tingkatan Kedua seseorang yang belajar dan berlatih ilmu seni beladiri adalah ingin menunjukkan eksistensinya di masyarakat bahwa dia adalah seorang Karateka. Dalam bentuk yang negatif adalah dengan petantang-petenteng bila berjalan di depan masyarakat, bertindak sombong dengan memamerkan jati dirinya sebagai Karateka, dan mencari gara-gara agar terjadi perkelahian untuk menunjukkan kemampuan Karatenya sekaligus untuk menguji kemampuan ilmu beladirinya.

Dan selanjutnya pada tingkatan Ketiga seseorang belajar dan berlatih beladiri adalah ingin menunjukkan prestasinya yang merupakan kebanggan dirinya kepada orang lain yang berada di dalam ataupun diluar lingkungannya dengan cara mengikuti setiap pertandingan Karate yang diadakan. Seseorang yang berada pada tingkatan ini mengetahui dan meyakini bahwa dia sudah aman dari pada bahaya yang mengancam dirinya, yang mengharuskan dirinya untuk menggunakan ilmu beladirinya. Dan dia meyakini bahwa kecil kemungkinannya dia untuk menggunakan ilmu beladiri karena memang dia sudah dalam keadaan aman. Jadi agar ilmu beladiri yang telah dipelajarinya tidak hilang sia-sia, maka ia mengambil keputusan untuk menjadi atlit. Tetapi seringkali godaan yang berat datang kepada orang yang menjadi atlit ini berupa malas dan tidak konsisten dalam berlatih setelah pertandingan.

Prabu Batan Cabang Jakarta Selatan pun telah banyak prestasi yang diraih selama ini, salahsatunya adalah Ajang bergengsi UNJ Cup perguruan WAadokai Karate-DO Jaksel raih juara tiga besar komite Putri dalam ajang Kejurnas UNJ Cup 14 -15 Oktober 2017 lalu. Bagi Supriyadi selaku Komandan Prabu Batan Cabang Jakarta Selatan bangga atas prestasi peserta didiknya. Haris Supriyono.

 

 

 

 

Leave a comment