Terbaru

Kasus Korban Pemukulan Anggota DPR Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

KopiOnline Jakarta,- Kasus korban pemukulan oleh seorang oknum anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Herman Hery dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Korban, Ronny Yuniarto Kosasih sudah memenuhi panggilan Mapolda Metro Jaya, Rabu (04/07/2018) untuk dimintai keterangan.

“Korban dipaanggil ke Polda Metro Jaya guna menindaklanjuti proses pemeriksaan pelimpahan dari Polres Jakarta Selatan,” kata kuasa hukum korban, Yanuar Bagus Sasmito SH.

Dijelaskan Yanuar, saat pemeriksaan, yang pertama mempertegas peristiwa pidana terjadi yaitu pengeroyokan yang dilakukan oleh pelaku bersama sama dengan supirnya, Pasal 170 KUHP.

“Yang kedua mempertegas siapa pelakunya, secara tegas dikatakan oleh klien kami yang melakukan pengeroyokan secara brutal yaitu dengan cara bertubi tubi memukul, menendang, kemudian istri korban keluar dari mobil lari melindungi memeluk korban yang sudah terjatuh di jalur busway yang disebelah jalan berlawanan arah, kemudian istri korban ikut kena sasaran ditendang dibagian rahang pipi sebelah kanan dan dipukul dibagian belakang kepala  pada saat istri korban sedang melindungi memeluk korban yang sudah terjatuh,” tuturnya.

Pada saat diperiksa, lanjut Yanuar,  ditanyakan oleh penyidik Secara tegas korban mengatakan yang melakukan pengeroyokan adalah Herman Heri bersama sama supirnya.

Seperti diberitakan, korban Ronny Yuniarto Kosasih (40) menjadi korban pemukulan dan pengeroyokan oleh oknum anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Herman Hery bersama ajudannya di jalur busway, Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Minggu 10 Juni 2018 lalu.

Rencananya pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap istri korban di Mapolda Metro Jaya, pada Jumat (06/07/2018), pukul 10.00 WIB.

Bantah Tuduhan
Sebelumnya, Petrus Salestinus selaku kuasa hukum Herman membantah tuduhan bahwa kliennya melakukan penganiayaan yang terjadi di busway Jalan Rateri Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Minggu (10/06/2018) lalu.
“Kronologi peristiwa kejadian di jalur Busway pada tanggal 10 Juni 2018 adalah tidak benar sepanjang hal itu dikaitkan dengan Herman Hery sebagai pelaku,” kata pengacara Herman Hery bernama Petrus Selestinus dalam keterangan pers, Kamis yang lalu.
Ia menyesalkan pemberitaan yang dirasanya telah menuduh Herman secara sepihak, tanpa mengecek ke Herman Hery langsung. Menurutnya, kabar penganiayaan Ronny telah melanggar hak-hak Herman Hery.
“Karena itu berita yang menyebutkan bahwa Herman Hery sebagai pelaku pemukulan terhadap Saudara Ronny Kosasih Yuliarto (Ronny Yulianto Kosasih -red), jelas merupakan pembunuhan karakter terhadap Herman Hery, politis, dan tendensius terlebih-lebih tanpa konfirmasi dan cek and ricek,” kata Petrus.

“Kita sudah kumpulkan semua bukti pendukung. Setidaknya kan kalau dia mengakui itu adiknya bahwa mobil itu benar ada keterkaitannya dengan dia,” kata Yanuar Bagus Sasmito,SH dan Febby Sagita selaku kuasa hukum Ronny saat ditemui media ini di Polda Metro, Jumat malam (06/07/2018) seusai diperiksa tim penyidik. kop.

Leave a comment