Terbaru

Korban Pemukulan Anggota DPR Lengkapi Berkas di Polda Metro Jaya

KopiOnline Jakarta,- Korban pemukulan oleh seorang oknum anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Herman Hery dipanggil Polda Metro Jaya untuk melengkapi berkas laporan. Untuk itu korban, Ronny Yuniarto Kosasih memenuhi panggilan ke Mapolda Metro Jaya, Rabu,(04/07/22018).

Korban Ronny Yuniarto Kosasih (40) menjadi korban pemukulan dan pengeroyokan oleh oknum anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Herman Hery bersama ajudannya di jalur busway, Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Minggu 10 Juni 2018 lalu.

“Kami telah melaporkan pelaku seorang anggota DPR RI, Herman Hery atas pemukulan dan pengeroyokan ke polisi dan akan di BAP untuk dimulai proses penyidikan dan saat ini kami dipanggil Polda Metro Jaya untuk melengkapi berkas laporan,” kata kuasa hukum Ronny, Febby Sagita, Rabu (04/07/2018).

Menurut Febby, laporan telah dilakukan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Mapolres Metro Jaksel dengan nomor LP 1076/VI/2018/RJS.

“Kami juga sudah melengkapi laporan dugaan pidana tersebut, seperti hasil visum dan mengajukan saksi-saksi baru,” terangnya.

Febby mrnuturkan, sudah melaporkan dugaan kasus pemukulan dan pengeroyokan tersebut ke Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPR RI, pada Selasa 26 Juni 2018. “Kami juga sudah laporkan kasus tersebut ke BKD DPR RI,” tegasnya.

Febby menjelaskan, kejadian bermula saat Ronny, istrinya, dan dua anaknya yang berumur 3 dan 10 tahun ditilang polisi lalu lintas karena masuk ke jalur bus transjakarta di Jalan Arteri Pondok Indah, Jaksel, Minggu (10/06.2018) pukul 22.00 WIB.

Mobil Rolls Royce bernompol B-88-NTT yang ditumpangi Herman berada tepat di belakang mobil Ronny yang juga masuk ke jalur busay. Saat ditilang, Ronny sempat menanyakan kepada polisi lalu lintas  yang menilangnya mengapa mobil Roll Royce yang berada di belakangnya tidak ikut ditilang.

Namun, Herman tiba-tiba keluar dari mobil yang tampak kesal langsung menemui Ronny. Terjadi perdebatan yang akhirnya berlanjut ke pemukulan dan tendangan serta pengeroyokan yang dilakukan Herman bersama seorang ajudannya. Tak hanya itu saja, istri korban yang coba melerai juga ikut dipukul.

“Korban mengalami luka patah jari kiri dan tangan kiri terkilir serta luka lebam di wajah. Sedangkan istri korban mengalami luka ringan di lengan, laki dan wajah. Korban dan istrinya sudah lakukan visum dan hasilnya sudah kami serahkan ke polisi,” tutur Febby.

Febby melanjutkan, sangat menyayangkan dua polisi lalu lintas yang melihat peristiwa tersebut tidak melerai. Kejadian itu akhirnya dilerai warga dan pengendara yang ada di lokasi. Sedangkan Herman langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

“Korban sempat mencatat dan memfoto mobil yang ditumpangi pelaku sehingga mempermudah melacak siapa pelakunya yang ternyata seorang anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP, Herman Hery,” jelasnya.

Dibantah Herman Hery

Anggota DPR Herman Hery membantah tuduhan penganiayaan terhadap Ronny Yuniarto Kosasih. Menanggapi hal tersebut, pihak pengacara Ronny mengumpulkan bukti-bukti.

“Kita sedang kumpulkan semua bukti pendukung. Setidaknya kan kalau dia mengakui itu adiknya bahwa mobil itu benar ada keterkaitannya dengan dia,” kata Febby Sagita selaku kuasa hukum Ronny saat dihubungi, pekan lalu.

Febby juga mempersilakan jika pihak Herman Hery mau melaporkan balik kliennya ke pihak kepolisian. “Kita persilakan aja ya, karena itu haknya mereka,” ujarnya.

Sebelumnya, Petrus Salestinus selaku kuasa hukum Herman membantah tuduhan bahwa kliennya melakukan penganiayaan yang terjadi di busway Jalan Rateri Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Minggu (10/06/2018) lalu.

“Kronologi peristiwa kejadian di jalur Busway pada tanggal 10 Juni 2018 adalah tidak benar sepanjang hal itu dikaitkan dengan Herman Hery sebagai pelaku,” kata pengacara Herman Hery bernama Petrus Selestinus dalam keterangan pers, Kamis yang lalu.

Ia menyesalkan pemberitaan yang dirasanya telah menuduh Herman secara sepihak, tanpa mengecek ke Herman Hery langsung. Menurutnya, kabar penganiayaan Ronny telah melanggar hak-hak Herman Hery.

“Karena itu berita yang menyebutkan bahwa Herman Hery sebagai pelaku pemukulan terhadap Saudara Ronny Kosasih Yuliarto (Ronny Yulianto Kosasih -red), jelas merupakan pembunuhan karakter terhadap Herman Hery, politis, dan tendensius terlebih-lebih tanpa konfirmasi dan cek and ricek,” kata Petrus. kop

Leave a comment