Terbaru

Rendahnya Pemahaman Tentang ABK Munculkan Anggapan Negatif

Ketum Lyns Fondation bersama Wakil Ketua Dewan Pengawas, Arief Alfan Subekti

Kopionline Jakarta – Wakil Ketua Dewan Pengawas Lyns Foundation, Arief Alfan Subekti menilai rendahnya pemahaman tentang anak berkebutuhan khusus kerap memunculkan anggapan negatif di tengah masyarakat.

Menurut Arief, edukasi yang kurang dalam pemahaman bahwa kita semua satu dan setiap anak berkebutuhan khusus (ABK) berhak mendapatkan pendidikan, keterampilan dan kesetaraan sosial membuat ABK menjadi terasing dan tidak memiliki kemampuan untuk belajar mandiri.

Evelyn Yang Ketum Lyns Fondation bersama Dewan Pengawas yayasan S.Tete Marthadilaga.

Untuk itu melalui yayasan Love You Need to Share (Lyns) Foundation, Arief mengajak masyarakat untuk ikut bersimpati dalam kegiatan ABK. dalam kegiatan itu dijelaskan Arief akan ada sosialisasi dan pembelajaran bagi orangtua ABK dalam mendidik anak agar terampil sehingga dapat lebih unggul dibandingkan dengan anak pada umumnya.

“Peningkatan kapasitas guru, orangtua, dan masyarakat untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada ABK harus semakin ditingkatkan. Masih banyak anak-anak berkebutuhan khusus yang belum terdata sehingga mereka belum mengakses pelayanan pendidikan yang baik dan tepat. Untuk itu kita mengajak semuanya ikut bergabung membangun keterampilan bagi anak berkebutuhan khusus,” jelas Arief kepada RRI di Jakarta, Senin (15/01/2018).

Suasana ceria dan nyanyi bersama seusai Munas 1 Lyns Fondation di Hotel Media jakarta.

Sementara Founder Lyns Foundation, Evelyn Yang berharap pemerintah juga mengirimkan beberapa tenaga ahli untuk memberi pengajaran bagi ABK karena menurut Evelyn tidak banyak orang yang memiliki kemampuan mengajar untuk ABK.

“Khususnya di daerah-daerah kita butuh sinergitas yang tinggi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kepribadian yang mandiri bagi anak berkebutuhan khusus. Tidak banyak yang memiliki kesabaran tinggi untuk bersama sama dengan anak berkebutuhan khusus dan itu yang kami cari,  relawan juga pengajar yang mumpuni,” ucap Evelyn.

Evelyn menambahkan program jangka panjang Lyns Foundation akan mendirikan sebuah bengkel kerja untuk anak-anak spesial.

“Anak-anak spesial ini, setelah mengikuti pendidikan formal pun, masih banyak yang di-bully dan tidak memiliki kesempatan kerja. Bengkel ini akan dibangun di Pontianak untuk mereka,” katanya.

Hadir pula Ketum Warung Kebangsaan, Haj Ir. Syarifah Indah Megawati, MP bersama pengurus Relawan Pantura.

Yayasan Lyns Foundation berdiri karena melihat pentingnya perhatian kepada anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. Dengan visi sebagai wadah yang melakukan berbagai macam bentuk kegiatan dengan tujuan mengumpulkan perhatian dari pihak yang peduli untuk bersama memberikan bantuan kepada ABK.

Program kerja yang dijalankan mulai dari pengumpulan dana sumbangan dan donasi, pembangunan gedung sekolah inklusi, kegiatan Baksos, sarana bimbingan belajar, hingga membangun taman kesenian. evel

Leave a comment