Terbaru

Peningkatan Jalan di Perum Panorama Indah Dikerjakan asal-asalan

Kopionline Karawang – Kegiatan Peningkatan  jalan yang berlokasi di Perum Griya Panorama Indah, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang Jawa Barat, dikerjakan asal-asalan. Bahkan, kegiatan pengecoran jalan dilaksanakan pada malam hari (27/09/2017) dan tidak terlihat pengawas dari dinas terkait. Akibatnya, jalan tersebut retak-retak sebelum dimanfaatkan.

Kegiatan peningkatan jalan ini panjang volume 97 meter dengan lebar 5 meter. Sedang anggaran mencapai Rp 193 jutaan dengan sumber dana dari APBD tahun anggaran 2017. Sementara jangka waktu pelaksanaan 60 hari   kelender (24 July – 12 September 2017)   dengan pelaksanaan kegiatan CV .MJA.

Menurut pelaksana lapangan CV. MJA, pengecoran ini mencapai 14 mobil molen. Anehnya, dalam kegiatan awal pengecoran dilaksanakan pada malam hari tanpa dihadiri pengawas dari Dinas PUPR Kabupaten Karawang. Kendati demikian, petugas pengawas sudah memberi tahu via telepon bahwa tidak bisa datang dan akan ada petugas LAB dan PPTK yang akan datang. Namun sampai pagi pun  tidak kunjung tiba (28/09/2017) setelah pekerjaan hampir selesai barulah petugas Dinas PUPR tiba.

Sampai akhir pengecoran  jalan pun ternyata belum diberi oprit. Akhirnya warga berinisiatif memberi Oprit (urugan) untuk kepentingan jalan masyarakat. Sungguh sebuah pekerjaan asal jadi dan terkesan dikerjakan asa-asalan sehingga hasilnya cukup mengecewakan.

Menurut H. Rusman ST. (Kabid Jalan) yang ditemui di ruang kerjanya (01/011/2017), awal pelaksanaan pengecoran seharusnya jalan harus dipadatkan atau diratakan dulu oleh mesin giling. Setelah selesai pengecoran mencapai 97 meter apabila jalan akan disambung kembali harus diberi oprit (Urugan) dahulu, agar nantinya jalan  bisa pakai dulu oleh masyarakat.

Untuk pengecoran lambat pengeringannya dikarenakan slam terlalu banyak air mengakibatkan percampuran antara batuan dan semen tidak menyatu, akibatnya semen menjadi naik ke permukaan air, tetap saja kurang bagus tetapi tidak mengurangi kwalitasnya, Hal ini bisa saja jalan nanti akan menjadi retak-retak kalaupun retak harus diberi cilen. Karena ada pemeliharaan selama 6 bulan diapun akan menanyakan PPTK nya, Rusman pun belum menandatangani suratnya. (wins)

 

 

 

Leave a comment