Terbaru

Bom Bunuh Diri di Kp. Melayu Renggut 5 nyawa, 3 Diantaranya polisi

KopiOnline Jakarta – Bom bunuh diri yang mengguncang Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur, merenggut nyawa lima korban, tiga di antaranya anggota polisi ikut gugur dalamm peristiwa yang mengejutkan itu. Sementara 10 orang lain mengalami luka-luka yakni 5 orang polisi dan 5 orang warga sipil.

Berdasarlan olah TKP yang dilakukan kepolisian, pelaku serangan bom yang terjadi dekat toilet tak jauh dari halte busway terminal berjumlah dua orang. Bom pertama meledak sekitar pukul 21.00 WIB, lalu menyusul ledakan kedua 5 menit kemudian. Para korban saat itu juga dilarikan ke Rumah Sakit Premier yang berjarak 100 meter  dari lokasi kejadian.

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto yang didampingi Kombes Awi Setyono mengungkapkan, ledakan yang terjadi di sekitar halte busway Terminal Kampung Melayu berasal dari bom panci. Pelaku memasukkan gotri ke dalam panci untuk menyebabkan efek kerusakan. Sedang pelaku dipastikan berjumlag dua orang. Kesimpulan sementara, ledakan bom Kampung Melayu terbilang kuat.

“Bom yang digunakan jenis bom panci yang diledakan secara manual dengan menekan tombol detonator. Pelaku memasukan gotri di dalam panci untuk menyebabkan efek kerusakan. Kami juga menemukan bekas resi pembelian panci baru di daerah Padalarang,” kata Setyo Wasisto, Kamis (25/05/2017) dini hari.

Serangan dengan bom panci juga pernah terjadi di beberapa daerah, seperti di Bandung dan Bekasi.  Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kepolisian menyebutkan pelaku serangan bom bunuh diri Terminal Kampung Melayu, masih diselidiki identitasnya. Sedang tiga personel kepolisian yang sedang bertugas mengawal kegiatan pawai obor gugur. Mereka adalah Bripka Taufan, Bripka Ridho dan Bripka Adinata.

“Dari hasil olah TKP dan diduga dari lukanya, tubuh bercerai berai, patut diduga dari akibat ledakan yang kuat,” kata Irjen Setyo Wasisto.

Dalam kesempatan itu, Humas TransJakarta, Wibowo, menyangkal apabila ledakan bom terjadi di halte busway. Titik ledakan berasal dari sekitar toilet. PT TransJakarta menginformasikan bahwa ledakan tersebut adalah bom bunuh diri. Hal itu termuat dalam twitternya, Rabu (24/05) pukul 21.40 WIB.

“Bukan, bukan di halte kami. Itu kan di ruang terbuka, jadi kami dapat informasi bahwa meledaknya di toilet terminal,” ujarnya Wibowo, Rabu (24/05) malam.

Tim Gegana Polda Metro Jaya, lanjut Setya, sudah dikerahkan untuk menyisir lokasi ledakan. Begitu tiba di lokasi, Tim Gegana langsung bergerak mensterilkan area ledakan. Mereka juga menyisir titik di lokasi untuk mencari kemungkinan ada bahan peledak lain.

Warga yang berkerumun di lokasi ledakan Kampung Melayu langsung diminta menjauh. Garis polisi langsung dipasang untuk mensterilkan lokasi sekaligus memudahkan olah tempat kejadian perkara.

Sebagaimana diketahui, dua kali ledakan menggelegar di Halte Transjakarta malam ini. Saat ini, polisi sudah mengamankan lokasi ledakan. Polisi belum menyimpulkan kalau ledakan itu terkait aksi terorisme. mastete

 

Leave a comment